Nasional

Waketum Nurdin Tegaskan Golkar dalam Keadaan Damai dan Tenang

205
×

Waketum Nurdin Tegaskan Golkar dalam Keadaan Damai dan Tenang

Share this article
Waketum Nurdin Tegaskan Golkar dalam Keadaan Damai dan Tenang
Waketum Nurdin Tegaskan Golkar dalam Keadaan Damai dan Tenang

G24NEWS.TV, JAKARTA –  Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Nurdin Halid tegaskan jika partai Golkar saat ini dalam keadaan tenang dan damai meski berembus isu munaslub.

Dia memberikan penjelasan dalam acara Indonesia Lawyers Club, yang dipimpin oleh Karni Ilyas terkait beredarnya kabar yang mengganggu soliditas Partai Golkar yang bekalangan mencuat.

Nurdin Halid mengatakan, bahwa setiap menjelang Pemilu, gonjang-ganjing politik, tarik menarik, bujuk membujuk, lobi melobi itu hal biasa.

Nurdin Halid menegaskan, bahwa saat ini Golkar dalam keadaan tenang dan damai, tidak ada hal-hal yang perlu dikhawatirkan.

Baca Juga  Erwin Aksa: Kurikulum Pendidikan Perlu Disesuaikan Dengan Kebutuhan Industri

“Dalam sistem partai Golkar, itu betul-betul taat konstitusi tidak mudah bagi orang mengobok-obok partai Golkar,” kata Caleg DPR-RI Golkar Dapil Sulsel II itu.

Lanjut Nurdin Halid, kalau ada kriminalisasi dan Politisasi partai kader Golkar serius akan bangkit untuk melawan.

Prof. Dr. (H.C.) Drs. H. A. M. Nurdin Halid, S.E. (lahir 17 November 1958) adalah seorang pengusaha, politikus dan administrator sepak bola Indonesia. Ia adalah Ketua Umum PSSI periode 2003—2011 dan pernah menjadi anggota DPR-RI dari Partai Golkar pada tahun 1999—2004.

Baca Juga  Tantangan Politik di Indonesia di Masa Mendatang

Nurdin terpilih sebagai Ketua PSSI pada tahun 2003. Ia dikenal sebagai ketua PSSI yang kontroversial. Dia menjalankan organisasi dari balik terali besi penjara, mengumumkan ide menaturalisasikan pemain asing, menambah jumlah peserta Liga Indonesia tiap tahun sehingga tidak ada klub yang terdegradasi, menentang penghentian pengucuran dana APBD untuk klub, dan mengurangi sanksi Persebaya yang sebelumnya terlibat kerusuhan pertandingan secara besar-besaran (dari larangan main di kandang selama dua tahun menjadi hanya larangan sebanyak 3 kali pertandingan kandang).

Email: DharmaSastronegoro@G24.News
Editor: Lala Lala

banner 325x300