Nasional

Meutya Hafid Kritik Keras Oknum Paspamres yang Diduga Menganiaya

131
×

Meutya Hafid Kritik Keras Oknum Paspamres yang Diduga Menganiaya

Share this article
Meutya Hafid Kritik Keras Oknum Paspamres yang Diduga Menganiaya
Meutya Hafid Kritik Keras Oknum Paspamres yang Diduga Menganiaya

G24NEWS.TV, JAKARTA – Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid mengkritik keras terkait oknum Paspamres Praka RM, yang diduga menganiaya pemuda asal Bireuen, Aceh, hingga tewas.

Meutya menyebut perbuatan Praka RM mengerikan sebagai seorang Paspampres.

“Untuk pelaku, oknum Paspamres yang diduga melakukan penganiayaan hingga tewas, kepadanya perlu diterapkan pemeriksaan yang transparan. Pomdam Jaya harus melaporkan secara jujur dan transparan hasil pemeriksaan,” kata Meutya.

Meutya meminta agar TNI memeriksa pelaku secara transparan. Selain itu, dirinya meminta Pomdam Jaya melaporkan semua hasil pemeriksaan terduga pelaku secara jujur.

Baca Juga  Meutya Hafid Minta Menhan RI Hati-Hati Bicara Konflik Ukraina–Rusia

Meutya pun mengaku ngeri dengan perbuatan Praka RM. Dia mempertanyakan bagaimana bisa seorang prajurit pembunuh lolos seleksi Paspampres.

“Mengerikan ya mendengar kabar ini. Jika benar, berarti ada prajurit pembunuh yang bisa lolos paspampres,” ucapnya.

Maka dari itu, legislator Fraksi Partai Golkar ini mendesak agar seleksi Paspampres lebih diperketat lagi berkaca dari deretan perbuatan yang dilakukan oknum-oknum Paspampres. Menurutnya, Paspampres merupakan unit yang paling dekat dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Baca Juga  Meutya Hafidz Ungkap Penyebab Konflik di Gaza

“Seleksi untuk menjadi anggota Paspampres harus diperketat. Prajurit yang memiliki akses dekat dengan Presiden harus pilihan, terbaik. Terutama ini karena ada insiden beberapa kali yang terkait laporan anggota Paspampres, maka sistem rekrutmen perlu segera diketatkan,” ujar dia.

Pasukan Pengamanan Presiden adalah pasukan yang bertugas melaksanakan pengamanan fisik langsung jarak dekat setiap saat kepada Presiden dan Wakil Presiden, mantan Presiden RI dan mantan Wakil Presiden.

Email: DharmaSastronegoro@G24.News
Editor: Lala Lala

banner 325x300