Politik

Meutya Hafid Apresiasi Kunjungan Jokowi ke Afrika

185
×

Meutya Hafid Apresiasi Kunjungan Jokowi ke Afrika

Share this article
Ketua Komisi I DPR RI dari Fraksi Golkar Meutya Viada Hafid. Foto: Ist
Ketua Komisi I DPR RI dari Fraksi Golkar Meutya Viada Hafid. Foto: Ist

G24NEWS.TV, JAKARTA – Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid mengapresiasi dan mendukung kunjungan kenegaraan Presiden Joko Widodo ke sejumlah negara di benua Afrika.

Kunjungan ini meneguhkan komitmen Indonesia akan persatuan dan konektivitas Asia-Afrika dengan semangat Konferensi Asia-Afrika (KAA), Gerakan Non-Blok (GNB), dan Kerja Sama Selatan-Selatan (KSS).

Legislator Golkar ini menilai kunjungan kenegaraan ini menandakan prioritas Politik Luar Negeri RI di bawah Presiden Joko Widodo untuk membuka hubungan ekonomi yang lebih erat dengan negara-negara Afrika.

“Saya berpendapat dengan visi kewirausahaannya, Presiden Jokowi dapat membuka jalan Indonesia untuk dapat menjadi kekuatan besar dengan menggalang kerja sama yang setara dengan negara-negara di Afrika,” ujar Meutya Hafid, Minggu (20/8/2023), seperti dilansir dari Golkarpedia.

Baca Juga  Pemerintah Singapura Sampaikan Selamat Kepada Airlangga Hartarto Atas Keberhasilan Golkar di Pemilu 2024

Hubungan Ekonomi Asia Afrika

Di samping itu, Semangat Bandung 1955, lanjutnya, adalah seruan KAA akan hubungan ekonomi Asia-Afrika yang kuat.

“Kunjungan ini sangat terasa ajakan historis Presiden Jokowi yang memanfaatkan Semangat Bandung untuk keuntungan ekonomi dan membawa kemakmuran bersama di negara-negara Asia dan Afrika,” ujarnya.

Ia juga mendorong Kemlu beserta perwakilan RI di luar negeri sebagai mitra Komisi I DPR untuk menyusun pemetaan prioritas perdagangan dan investasi di kawasan Afrika.

Kebijakan juga disusuk dengan kerja sama antara para pemangku kepentingan di dalam negeri.

Termasuk BUMN, pemerintah daerah, pelaku usaha nasional dan diaspora Indonesia.

Menurut Meutya Hafid, prioritas Politik Luar Negeri (Polugri) RI di Afrika adalah langkah yang Panjang.

Baca Juga  Meutya Hafid Nilai Perlu Ada Pengawalan KPID Sumut

Oleh karena itu, ia mengimbau seluruh pemangku kepentingan, pemerintah, swasta, kampus dan masyarakat sipil.

Termasuk DPR RI untuk menciptakan infrastruktur diplomasi yang kuat.

Caranya dengan cara mengerahkan secara total seluruh sumber daya, sarana dan prasarana yang digunakan untuk pelaksanaan diplomasi dan hubungan luar negeri.

Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo pada Minggu (20/8/2023) bertolak ke Afrika untuk melakukan kunjungan kerja.

Presiden Joko Widodo berkunjung ke empat negara di Afrika.

Yaitu, Kenya, Tanzania, Mozambik dan Afrika Selatan.

Kunjungan ini juga merupakan kunjungan pertama Joko Widodo sebagai presiden ke kawasan Afrika.

Email: Nyomanadikusuma@G24 News

Editor: Lala Lala

banner 325x300