Ekonomi

Menteri Agus Gumiwang: Insentif Kendaraan Listrik Langsung ke Produsen

251
×

Menteri Agus Gumiwang: Insentif Kendaraan Listrik Langsung ke Produsen

Share this article
Konferensi pers agus gumiwang tentang kendaraan listrik
Konferensi pers Menteri Perindustrian Agus Gumiwang tentang kendaraan listrik

G24NEWS.TV, JAKARTA – Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan pemerintah akan memberikan bantuan insentif kendaraan listrik secara langsung kepada produsen.

“Jadi bantuan melalui produsen,” katanya dalam konferensi pers, di Jakarta, Senin (6/3).

Skema penyaluran bantuan insentif itu, kata dia, dimulai dari produsen yang mendaftarkan jenis kendaraan listrik yang telah memenuhi nilai tingkat komponen dalam negeri (TKDN) 40 persen. Hal itu sebagaimana disyaratkan dalam sistem.

Produsen Roda Empat

Menurut Menteri Agus Gumiwang, sejauh ini ada dua produsen kendaraan roda empat yang memenuhi syarat tersebut yaitu Hyundai dan Wuling. Sementara untuk kendaraan roda dua, ada Gesits, Volta dan Selis yang telah memenuhi syarat TKDN 40 persen.

Setiap produsen, jelasnya, wajib mendaftarkan apa saja jenis kendaraan yang akan dimasukkan dalam program tersebut. Selanjutnya, lembaga verifikasi melakukan verifikasi terhadap VIN atau Vehicle Identification Number. Verifikasi itu disesuaikan dengan TKDN yang dimiliki.

Baca Juga  Muhamad Amud: Rutin Kunjungi Masyarakat, Kunci Sukses Bacaleg Partai Golkar Kabupaten Tangerang dalam Pemilu 2024

Proses Pendataan dan Verifikasi

Berikutnya, dealer berkoordinasi dengan Himbara untuk proses pendataan. Mulai dari proses verifikasi, hingga pembayaran pergantian atau klaim diberikan kepada produsen.

”Pengaturan alur bagi calon konsumen dimulai dengan datang ke dealer. Lalu dilakukan pemeriksaan Nomor Induk Kendaraan (NIK) untuk pengecekan, terkait apakah konsumen tersebut memenuhi syarat untuk mendapatkan bantuan insentif atau tidak,” terang Menperin Agus.

Jika pasca-pengecekan terbukti calon konsumen dinyatakan berhak, maka konsumen langsung mendapatkan potongan harga. Dealer meng-input sesuai prosedur dan mengajukan klaim insentif ke Himbara.

Baca Juga  Rian Ernest: Pemda Perlu Upaya Ekstra Buka Lapangan Kerja Setelah Pandemi

“Himbara kemudian memeriksa kelengkapan. Apabila semua selesai, Himbara lalu membayar penggantian insentif bantuan ke produsen. Ini untuk permudah kami melakukan kontrol,” papar Agus.

Pemberian Bantuan Pemerintah

Berdasarkan penyerapan pasar dan kapasitas produksi nasional, Kemenperin mengusulkan pemberian bantuan pemerintah terhadap pembelian sepeda motor listrik sebanyak 200 ribu unit motor listrik, sebanyak 35.900 unit mobil listrik serta 138 unit bus listrik hingga Desember 2023.

Bantuan sebagai insentif kendaraan bermotor listrik berbasis baterai untuk sepeda motor listrik sebesar Rp7 juta per unit.

Besaran insentif itu juga berlaku sama untuk 50 ribu unit untuk konversi sepeda motor konvensional berbahan bakar fosil menjadi sepeda motor listrik.

 

banner 325x300