EkonomiHeadline

Menperin Agus Gumiwang Dorong Perusahaan Adopsi Industri 4.0

247
×

Menperin Agus Gumiwang Dorong Perusahaan Adopsi Industri 4.0

Share this article
Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita. Foto: Ist
Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita. Foto: Ist

Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita mendorong perusahaan meningkatkan daya saing dengan mengadopsi atau mengimplementasi industri 4.0.

Menteri Perindustrian mengatakan implementasi industri 4.0. akan memperbaiki kualitas produk dan meningkatkan produktivitas perusahaan.

“Industri 4.0 menjadikan efisiensi proses produksi, sehingga dapat meningkatkan daya saing sektor manufaktur sebagai kontributor terbesar pada perekonomian nasional,” jelas Menperin dalam keterangan tertulis di laman resmi Kemenperi, Rabu (15/3/2023).

Dia mengatakan akselerasi penerapan industri 4.0 ditempuh melalui peta jalan Making Indonesia 4.0 yang telah diluncurkan oleh Presiden Jokowi pada tahun 2018.

Sebagai bentuk pelaksanaan Making Indonesia 4.0, Kemenperin menyelenggarakan berbagai agenda transformasi industri 4.0, meliputi awareness Industri 4.0, asesmen INDI 4.0.

Pihaknya juga menggelar pelatihan dan pendampingan industri 4.0, pelatihan dan pendampingan industri 4.0, dan e-smart IKM.

Baca Juga  Integrasi Kawasan dan Sinergi dengan Konektivitas ASEAN 2025

Pusat Industri Digital Indonesia

Lebih jauh, politisi Partai Golkar ini mengatakan Kemenperin juga telah membangun Pusat Industri Digital Indonesia (PIDI 4.0).

Grand Lauching PIDI 4.0 dan Kick Off Program Transformasi Industri 4.0 di Jakarta, Selasa (14/3/2023).

Fasilitas ini telah beroperasi sejak soft launching oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto pada Desember 2021 lalu.

Hasil dari agenda transformasi tersebut, saat ini terdapat 76 perusahaan champions INDI 4.0, 13 perusahaan national lighthouse industri 4.0.

Ada juga dua perusahaan global lighthouse industri 4.0 di Indonesia sebagai referensi dan percontohan dalam melaksanakan journey transformasi industri 4.0.

Pelaksanaan transformasi industri 4.0 juga berkontribusi atas beberapa capaian.

Baca Juga  Hadiri Raker Komisi I DPR dengan Kemkominfo, Wakil Rakyat Golkar : Anggaran Harus Jelas Untuk Apa

Antara lain, penurunan konsumsi energi mencapai 4-40 %, peningkatan produktivitas 5-22%, serta penurunan biaya produksi 3-78%.

Pemanfaatan transformasi ini juga menjadikan industri Indonesia menurunkan emisi Gas Rumah Kaca sebesar 2,80 juta ton CO2.

Angka ini setara dengan 102% dari target National Determined Contribution pada tahun 2022.

Menperin menargetkan pada akhir 2024, setidaknya ada dua perusahaan di Indonesia yang mendapatkan status global lighthouse industry 4.0 dari World Economic Forum.

Selain itu, sebanyak lima hingga enam perusahaan diharapkan sudah menjadi national lighthouse.

“Sehingga minimal terdapat empat global lighthouse industry 4.0 dan 18 national lighthouse industry 4.0 di akhir tahun depan,” tegasnya.

Email: DharmaSastronegoro@G24.News
Editor: Lala Lala

banner 325x300