Ekonomi

Menko Perekonomian Dorong UMKM Naik Kelas dan Go Global

164
×

Menko Perekonomian Dorong UMKM Naik Kelas dan Go Global

Share this article
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. Foto: Kemenko Perekonomian
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. Foto: Kemenko Perekonomian

G24NEWS.TV, JAKARTA — Menko Perekonomian Airlangga Hartarto terus mendorong  Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk naik kelas.

Naik kelas yang dimaksud Ketua Umum Partai Golkar ini adalah meningkatkan kontribusi bagi perekonomian dan menyerap tenaga kerja lebih banyak.

Caranya,  UMKM dipacu untuk bangkit sampai bisa go global di masa mendatang, bahkan partisipasi UMKM meningkat dalam global value chain.

Dia mengatakan sektor UMKM memberikan kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 61%, atau senilai dengan Rp9.580 triliun.

Bahkan kontribusi UMKM terhadap penyerapan tenaga kerja mencapai sebesar 97% dari total tenaga kerja.

Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM, Indonesia memiliki 65,5 juta UMKM yang jumlahnya mencapai 99% dari keseluruhan unit usaha.

“Di setiap periode krisis, UMKM menjadi bantalan ataupun buffer yang bersifat resilien dan bisa pulih dengan kecepatan yang baik,” jelas Menko Perekonomian Airlangga Hartarto saat menyampaikan keynote speech secara virtual dalam acara Kajian Buku Pembiayaan UMKM di Universitas Mataram, Nusa Tenggara Barat, Kamis (24/8/2023).

Baca Juga  PWI Berharap Anggaran Pendidikan dan Pelatihan Wartawan Masuk APBN

“Oleh karena itu, pengembangan UMKM merupakan hal yang necessary condition atau kondisi yang harus dipertahankan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia yang lebih tinggi,” sambungnya.

Pemerintah melihat bahwa salah satu strategi pengembangan UMKM Naik Kelas dan UMKM Go Export yaitu melalui peningkatan akses pembiayaan.

Pembiayaan UMKM

Pembiayaan bagi UMKM menjadi salah satu faktor penting yang dapat menjadi akselerator perkembangan UMKM.

Pemerintah telah mengeluarkan berbagai bentuk pembiayaan, mulai dari ultra mikro sampai level usaha menengah.

Baca Juga  Program Beasiswa Grabscholar 2023 Masih Dibuka, Segera Daftar!

Kredit Usaha Rakyat (KUR) merupakan salah satu bentuk dukungan pembiayaan UMKM dengan bunga murah dan persyaratan mudah.

Selain itu, pembiayaan ultra mikro juga dilakukan menggunakan pendanaan yang berasal dari APBN.

Sumber lain adalah dana bergulir serta pembiayaan syariah dan disalurkan melalui Lembaga Keuangan Mikro (LKM).

Menko Airlangga juga mengatakan bahwa agar penyaluran pembiayaan UMKM dapat berjalan optimal, maka Pemerintah tengah mengintegrasikan program-program yang sudah ada, baik di hulu maupun hilir.

Dia berharap ekosistem pembiayaan yang terintegrasi, mulai dari program bantuan sosial sampai pembiayaan komersial lembaga keuangan.

Airlangga juga mendorong lebih banyak UMKM yang naik kelas dan go export.

Email: Nyomanadikusuma@G24 News

Editor: Lala Lala

banner 325x300