Internasional

Mengungkap Sejarah Tragedi Pengeboman Hiroshima: Dampak yang Abadi

191
×

Mengungkap Sejarah Tragedi Pengeboman Hiroshima: Dampak yang Abadi

Share this article
Bom Hiroshima di Jepang
Bom Hiroshima di Jepang

G24NEWS.TV, JAKARTA — Tanggal 6 Agustus 1945, sebuah peristiwa tragis terjadi yang akan mengubah arah sejarah dunia. Pengeboman atom Hiroshima oleh Amerika Serikat menghasilkan dampak yang mendalam dan membekas dalam sejarah manusia.

Artikel ini akan mengulas peristiwa ini dengan detail, menggali akar penyebabnya, dan menganalisis dampaknya yang masih terasa hingga hari ini.

Pada masa Perang Dunia II, persaingan antara Sekutu dan Blok Poros mencapai puncaknya. Pada tahun 1945, Amerika Serikat merancang operasi militer yang dikenal sebagai “Proyek Manhattan” dengan tujuan mengembangkan senjata pemusnah massal yang belum pernah terbayangkan sebelumnya.

Peristiwa Pengeboman Hiroshima

Pada pukul 08.15 pagi tanggal 6 Agustus 1945, pesawat bombardir B-29 bernama “Enola Gay” dilepaskan bom atom berkode “Little Boy” di atas kota Hiroshima, Jepang.

Baca Juga  KTT Gerakan Non-Blok Ke-19 Dorong Terwujudnya Perdamaian di Palestina
Bom Atom berkode Little Boy yang dijatuhkan di Hiroshima, Jepang, 6 Agustus 1945
DAYTON, Ohio — “Little Boy” atomic bomb at the National Museum of the United States Air Force. (U.S. Air Force photo)

Detonasi bom ini menghasilkan ledakan yang menghancurkan hampir seluruh kota dan merenggut ribuan nyawa dalam sekejap.

Kota yang sebelumnya begitu makmur dan berbudaya ini menjadi lautan kehancuran.

Dampak ledakan atom Hiroshima adalah yang pertama dalam sejarah manusia. Ribuan orang tewas instan akibat ledakan dan panas yang luar biasa.

Selain itu, radiasi yang dihasilkan dari bom atom berdampak buruk pada kesehatan warga yang selamat, menyebabkan penyakit berkepanjangan dan kanker.

Perubahan Paradigma Politik dan Kemanusiaan

Pengeboman Hiroshima dan kemudian Nagasaki, tiga hari kemudian, memunculkan pertanyaan moral dan etika tentang penggunaan senjata pemusnah massal.

Dampak kemanusiaan yang mengerikan dari pengeboman tersebut mendorong perubahan paradigma politik dan menciptakan tekanan untuk mengakhiri perang.

Baca Juga  Impian Uni Eropa Tinggalkan Listrik Batu Bara Kandas karena Perang Rusia-Ukraina  

Tragedi Hiroshima menginspirasi gerakan perdamaian dan niat untuk mencegah penggunaan senjata nuklir di masa depan. Pada tahun 1945, peristiwa ini mendorong Jepang untuk menyerah, mengakhiri Perang Dunia II.

Namun, sejarah ini juga menjadi pengingat bagi dunia tentang kehancuran yang dapat diakibatkan oleh perang dan perlombaan senjata.

Presiden Soekarno memproklamasikan kemerdekaan Indonesia
Bom Atom berkode Little Boy yang dijatuhkan di Hiroshima, Jepang, 6 Agustus 1945

Pengeboman Hiroshima adalah salah satu peristiwa paling bersejarah dalam sejarah manusia, dengan dampak yang terus dirasakan hingga saat ini, salah satunya kemerdekaan Indonesia.

Semoga kita dapat mengambil pelajaran dari sejarah ini untuk mempromosikan perdamaian, menghormati korban, dan mencegah pengulangan kesalahan tragis di masa depan.

banner 325x300