DaerahLifestyle

Mengenal 4 Tradisi dan Kebiasaan Unik Jelang Ramadhan di Indonesia

218
×

Mengenal 4 Tradisi dan Kebiasaan Unik Jelang Ramadhan di Indonesia

Share this article
Nyadran
Tradisi Nyadran jelang Ramadhan di Jawa Tengah. (Foto Kemenpan RB)

G24NEWS.TV, JAKARTA — Dalam menyambut Bulan Ramadhan, banyak kebiasaan dan tradisi unik umat muslim di berbagai daerah di Indonesia yang masih langgeng dijalankan. Tradisi ini masih berlandaskan pada nilai-nilai yang berkembang tengah masyarakat. 

Berikut kebiasaan dan tradisi unik menyambut Bulan suci Ramadhan di Indonesia:

1. Tradisi Mandi Balimau Kasai di Sumatera Barat dan Riau

Tradisi Balimu Kasai di Sumatera Barat dan Riau
Tradisi Balimu Kasai di Sumatera Barat dan Riau. (Foto Kemendikbud)

Salah satu tradisi jelang Ramadhan masyarakat Minang dan Riau adalah Tradisi Mandi Balimau Kasai. Setiap tahun tradisi Mandi Balimau Kasai dilakukan sebagai  simbol pembersihan diri menggunakan air yang dicampur perasan jeruk nipis dan kasai (bunga rampai).

Biasanya Mandi Balimau Kasai dilakukan satu hari sebelum memasuki bulan Ramadhan di waktu menjelang petang di wilayah yang memiliki aliran sungai. Sebelum Magrib, Masyarakat mandi di sungai kemudian mendatangi rumah orang tua maupun kerabat untuk bermaaf-maafan. 

Mandi Balimau Kasai punya nilai-nilai diantaranya pembersihan diri dari dosa, ungkapan syukur, saling memaafkan dan memperkuat persaudaraan.

2. Tradisi Meugang, Aceh

Tradisi Meugang Aceh
Tradisi Meugang Aceh. (Pemkot Banda Aceh)

Tradisi Meugang atau Makmeugang adalah salah satu tradisi jelang Ramadhan yang masih dilestarikan masyarakat Aceh yang sudah ada sejak Sultan Iskandar Muda memimpin. Pada masa itu, Sultan Iskandar Muda memotong lembu dan membagikannya kepada rakyat untuk menyambut Ramadhan. Tradisi Meugang masih dilestarikan masyarakat muslim Aceh sesuai kemampuan.

Baca Juga  Ini Jajanan Takjil untuk Berbuka Puasa, Mana Favoritmu?

Sanak keluarga datang dan berkumpul untuk merayakan tradisi Meugang atau tradisi makan besar yang menghidangkan makanan khas Aceh. Daging menjadi makanan yang wajib dihidangkan dalam tradisi Meugang. Tiap-tiap daerah di Aceh punya olahan daging yang berbeda beda seperti kari, gulai merah dan lain-lain. 

Tradisi Meugang punya nilai-nilai diantaranya wujud rasa syukur, peduli sesama, memperkokoh silaturahmi dan persaudaraan.

3. Munggahan

Munggahan
Munggahan


Masyarakat muslim di memiliki Tradisi Munggahan menjelang bulan Ramadhan. Dalam bahasa Jawa,
Punggah atau munggah artinya naik ke tempat yang lebih tinggi dan naik ke derajat yang lebih tinggi saat Ramadhan.  Pemuka Agama biasa memimpin acara Munggahan di masjid atau rumah.

Tradisi Munggahan dilakukan dengan bersedekah dan mengirimkan doa kepada arwah atau leluhur yang sudah meninggal. masyarakat yang hadir membawa makanan yang dimakan bersama-sama setelah acara selesai. Melalui Punggahan, masyarakat muslim senantiasa diingatkan untuk beramal baik, selalu mendoakan saudara yang sudah meninggal serta silaturahmi dengan tetangga.

Baca Juga  Hyundai Veloster dan 8 Perpaduan Keunikan dan Performa yang Menarik

4. Nyadran

Nyadran
Nyadran

Tradisi Nyadran merupakan kearifan lokal hasil dari akulturasi Islam dan budaya Jawa yang menjadi identitas nasional. Masyarakat muslim masih melakukan tradisi yang dikenal juga sebagai Ruwahan dilakukan di Bulan Ruwah dalam Kalender Jawa.

Prosesi Nyadran diantaranya membersihkan makam anggota keluarga atau leluhur, kirab atau arak-arakan, Ujub, Doa dan tasyakuran. Sebelum tradisi Nyadran diselenggarakan, masyarakat membersihkan dan nyekar ke makam anggota keluarga yang sudah meninggal. Prosesi tersebut merupakan bentuk pembersihan dan intropeksi diri serta penghormatan kepada leluhur.

Tumpeng adalah makanan utama dalam Tradisi Nyadran. Tumpeng dan ragam hasil bumi dibawa dalam prosesi kirab sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan.  Adapun nilai-nilai budaya yang ditonjolkan dalam Tradisi Nyadran adalah gotong royong, toleransi dan persatuan kesatuan menjadi nilai-nilai budaya yang ditonjolkan dalam Tradisi Nyadran.

Dari 4 Tradisi tersebut, mana tradisi unik jelang Ramadhan itu yang pernah kalian hadiri? 

banner 325x300