Daerah

Melchias Mekeng Salurkan 28 Ekor Sapi Kurban untuk Masjid di NTT

180
×

Melchias Mekeng Salurkan 28 Ekor Sapi Kurban untuk Masjid di NTT

Share this article
Melchias Mekeng Salurkan 28 Ekor Sapi Kurban untuk Masjid di NTT
Melchias Mekeng Salurkan 28 Ekor Sapi Kurban untuk Masjid di NTT

G24NEWS.TV, JAKARTA – Pendiri Yayasan Bapa Bangsa, yang juga Wakil Ketua Umum DPP Golkar, Melchias Markus Mekeng bersama mitra kerjanya menyalurkan 28 ekor sapi kurban bagi umat muslim di tiga Kabupaten di NTT.

Tiga Kabupaten yang mendapatkan bantuan sapi kurban itu adalah Kabupaten Sikka, Flores Timur dan Lembata.

Melchias Markus Mekeng yang juga Anggota Komisi XI DPR RI itu memberikan perhatian khusus bagi umat muslim yang merayakan hari raya Idul Adha 1444H pada 29 Juni 2023 mendatang.

Kesempatan tersebut, Melchias Markus Mekeng menggandeng mitra kerjanya yaitu BUMN.

Bantuan tersebut selain untuk menyambut hari raya Idul Adha 1444H, juga sebagai bentuk bantuan pangan untuk peningkatan gizi masyarakat.

“Selamat kepada seluruh umat muslim yang akan merayakan hari raya Idul Adha 1444H. Semoga bantuan yang kami berikan ini dapat bermanfaat bagi sesma yang membutuhkan,” sebut Melchias Markus Mekeng yang dihubungi wartawan, Jumat (23/6/2023) usai menyerahkan hewan kurban bagi umat muslim di Maumere, Kabupaten Sikka.

Baca Juga  Golkar NTB Tidak Ingin Grasa Grusu Hadapi Pemilu 2024

Selain di Kabupaten Sikka, Melky Mekeng dari Yayasan Bapa Bangsa juga akan menyalurkan bantuan hewan kurban yang sama untuk sejumlah masjid di Kabupaten Flores Timur dan Lembata.

Pendistribusian hewan kurban tersebut akan dilakukan para pengurus Partai Golkar di Kabupaten Flotim dan Lembata.

Salah satu faktor terpenting dalam ibadah kurban yakni dengan memberikan kurban yang terbaik. Beberpa hewan yang biasa dijadikan kurban seperti Sapi, Kambing, Kerbau atau Domba haruslah dalam keadaan yang baik dan sehat.

Untuk itu, ada beberapa tips atau kriteria yang perlu diperhatikan dalam memilih hewan kurban.

Kondisi hewan kurban harus dalam keadaan sehat. Ini dapat dilihat dari alat indranya mata masih terlihat cerah dan tidak belekan, cermin hidung yang basah dan bersih.

Baca Juga  Ketua DPD Golkar Sulsel Sembelih 4 Ekor Hewan Kurban

Secara fisik, bulu hewan juga dalam keadaan bersih dan tidak kusam, tidak kurus, gerakan lincah, serta memiliki nasfu makan yang baik.

Hewan kurban juga tidak dalam keadaan cacat, seperti tidak buta, pincang, tanduk dan daun telinga juga masih telihat utuh serta buah zakar masih utuh dan lengkap sepasang atau tidak dikebiri.

Hewan yang ingin dikrubankan juga harus dalam keadaan yang telah cukup umur, seusai dengan jenis hewannya.

Untuk Kambing dan domba dibutuhkan satu tahun lebih, untuk Sapi dan Kerbau dibutuhkan dua tahun lebih dan ditandai dengan tumbuhnya sepasang gigi.

Email: DharmaSastronegoro@G24.News
Editor: Lala Lala

banner 325x300