Nasional

Lintasan Huruf S, Desain Baru Pengganti Tes Zig-Zag dan Angka 8

220
×

Lintasan Huruf S, Desain Baru Pengganti Tes Zig-Zag dan Angka 8

Share this article
Lintasan huruf S dalam ujian praktik SIM C
Lintasan huruf S dalam ujian praktik SIM C

G24NEWS.TV, JAKARTA — Ujian praktik SIM C kini telah menggunakan desain baru pasca Korlantas Polri menghapus tes zig-zag dan angka 8. Masyarakat yang hendak memperoleh SIM C tidak lagi menjalankan praktik tes zig-zag dan angka 8.

Praktik tes zig-zag dan angka 8 diganti dengan lintasan membentuk huruf S.

Desain baru ujian praktik SIM C mulai diterapkan serempak di 468 satpas per 7 Agustus 2023.

Dilansir dari Republika, lintasan berbentuk huruf s memiliki panjang 35 meter dan lebar 2,5 meter.

“Sebelumnya berbentuk angka 8, sekarang huruf S dan ukuran lebar lintasan diperlebar dari 1,5 kali lebar kendaraan menjadi 2,5 kali lebar kendaraan,” ujar Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Usman Latief, Jumat (4/8).

Baca Juga  Prabowo Temui Keluarga Korban Erupsi Gunung Marapi Sumbar

Lintasan berbentuk huruf S, kata Latief, telah melewati kajian.

Harapannya, desain baru lintasan itu akan memudahkan masyarakat untuk dapat lolos ujian praktik SIM. Lintasan baru itu, lanjutnya, tidak mengurangi keselamatan dan keahlian dalam berkendara.

“Ada petunjuk dari Korlantas sudah mengeluarkan ketentuan ini. Ini kita mulai sosialisasikan,” terang Latif.

Desain baru lintasan ujian praktik SIM pengendara sepeda motor merupakan tindaklanjut dari perintah Kapolri.

Jawab Keluhan Masyarakat yang Sulit Lolos Ujian Praktik SIM C

Tes zig-zag dan angka 8 dalam ujian praktik untuk memperoleh SIM C dikeluhkan sebab banyak pemohon yang kesulitan lolos.

Oleh karena itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit meminta jajarannya untuk melakukan perbaikan dan mengevaluasi praktik penerbitan Surat Izin Mengemudi (SIM).

Baca Juga  Kapolri Salurkan 264,7 Ton Beras dan 1.500 Paket Sembako Untuk Korban Kekeringan di Papua Tengah

Sirkuit angka 8 dalam <yoastmark class=

“Pembuatan SIM, ini masih dilihat sulit. Laporan kasus juga sama, balik nama kendaraan juga sama, dan seterusnya. Saat ini kita terus melakukan upaya perbaikan,” kata Kapolri Listyo Sigit di Gedung PTIK/STIK Jakarta Selatan, Rabu (21/6).

Kapolri Listyo Sigit menegaskan jika praktik zig-zag dan angka 8 sudah tidak relevan maka harus diperbaiki.

“Khusus untuk pembuatan SIM, ini saya minta Kakorlantas tolong dilakukan perbaikan yang namanya angka delapan itu masih sesuai atau tidak. Kemudian yang namanya melewati apa itu, zig-zag zig-zag itu, masih sesuai atau tidak. Saya kira kalau memang sudah tidak relevan, perbaiki,” tuturnya.

banner 325x300