HeadlineInternasionalLifestyle

Layanan Servis Susah, Yakin Mau Beli Tesla Nih?

268
×

Layanan Servis Susah, Yakin Mau Beli Tesla Nih?

Share this article
mobil tesla
mobil-tesla

G24NEWS.TV, JAKARTA — Di balik kerennya mobil Tesla, ternyata banyak keluhan untuk mobil produksi perusahaan milik Elon Musk ini. Mobil yang dikirim kepada pembeli ternyata komputernya rusak, pengisi daya handphone tidak dapat digunakan, dan port USB-nya hilang. Bahkan ada yang menemukan tikus mati di dalam mobi.

Laporan di atas baru sebagian dari 1.000 lebih keluhan tentang Tesla yang diterima Federal Trade Commission (FTC). Laporan yang masuk beragam, termasuk keluhan terkait pelayanan, penundaan, dan suku cadang.

Kekecewaan pembeli terhadap pusat pelayanan

Banyaknya laporan yang masuk mencerminkan rasa frustrasi pelanggan semakin besar terhadap perusahaan. Pembeli menganggap perusahaan tidak memperdulikan pelanggan yang membeli mobil tersebut dengan harga mahal.

Tesla dikeluhkan karena jumlah pusat pelayanan tidak memadai, stok suku cadang terbatas, komunikasi buruk dengan pelanggan, kualitas produk berbanding terbalik dengan harga, dan waktu tunggu yang lama untuk janji temu perbaikan.Pendekatan perusahaan ini dalam melayani pelanggan membuat kesal pemilik mobil.

Jika brand mobil lain bekerja sama dengan ribuan dealer dan bengkel untuk independent untuk memperbaiki, mobil Tesla hanya boleh diperbaiki oleh teknisi dari perusahaan.

Jika pemilik mobil memperbaiki kendaraan yang tidak tersertifikasi Tesla, maka jika ada masalah lagi garansi perusahaan tidak berlaku. Ini bukan hal baru, sebab dulu perusahaan menentang gerakan hak untuk kemudahan memperbaiki perangkat dan peralatan sendiri.

Protes menggunung, penjualan Tesla tetap meningkat

Di tengah protes, hasil penjualan mobil tersebut meningkat. Jumlah produksi mobil bertumbuh 68% pada kuartal pertama 2022.

Baca Juga  Benarkah Elon Musk dan Neuralink Melakukan Kekejaman pada Hewan?

Tapi tidak seimbang dengan jumlah toko dan lokasi layanan yang bertambah 20% saja. Sementara itu, armada layanan Tesla – terdiri dari mekanik perusahaan yang datang ke lokasi perbaikan pilihan pelanggan – hanya meningkat 35%.

Dalam rapat umum pemegang saham tahunan awal Agustus, beberapa investor mempertanyakan kapan perusahaan akan meningkatkan kapasitas pelayanan yang tidak seimbang dengan jumlah mobil Tesla di jalan.

Youtuber Rich Benoit yang berfokus pada perbaikan Tesla mengatakan bahwa mereka tidak akan memperbaiki pelayanan sebab hasil penjualan mobil masih bagus. Menurut Benoit, Tesla akan memperhatikan masalah pelayanan jika penjualan mobil menurun.

Sudah lama Elon Musk berjanji memperluas cakupan layanan, tapi pada kenyataannya fokus perusahaan lebih kepada manufaktur dan meningkatkan lagi angka penjualan mobil.

Layanan pelanggan Tesla

Tesla mengatakan mobil harus diperbaiki sesuai kebutuhan, tergantung pada kondisi lingkungan dan frekuensi penggunaan mobil. Namun hal-hal tertentu, seperti ban dan pemeriksaan minyak rem hanya dilakukan pada jadwal tertentu.

Mobil produksi mereka sebagian besar dioperasikan oleh komputer, sehingga perusahaan dalam melakukan monitor dan diagnostik dari jarak jauh. beberapa pembaruan dan perbaikan bahkan dilakukan menggunakan perangkat lunak over-the-air.

Buruknya manufaktur berkontribusi pada tingginya perminta janji temu layanan Tesla. Beberapa hal yang dikeluhkan adalah mobil yang belum lama dibeli harus segera dibawa ke pusat layanan karena masalah pada panel tubuh mobil, ada juga keluhan bahwa mobil yang dikirimkan mengalami kebocoran cairan pendingin. perusahaan dianggap tidak punya itikad baik kepada pembeli.

Baca Juga  Bedah Jurusan Farmasi: Apa Saja Sih yang Harus Kita Ketahui?

Meski keluhan mengenai kebocoran cairan pendingin diterima, mereka terus menunda untuk memperbaiki. Padahal kebocoran ini akan berpengaruh pada komputer mobil atau batere secara permanen dan berpotensi membahayakan pengemudi.

Lambatnya pelayanan perbaikan kemungkinan disebabkan oleh terbatasnya suku cadang. Beberapa pembeli mengeluh bahwa suku cadang yang dibutuhkan tidak tersedia di pusat layanan. Banyaknya jumlah penjualan mobil tidak diimbangi dengan stok suku cadang.

Tidak seimbangnya jumlah mobil, pusat pelayanan, dan suku cadang mengakibatkan antrian panjang untuk perbaikan mobil. Ada yang sampai berminggu-minggu harus menunggu sampai mobilnya bisa ditangani pusat pelayanan.

Janji Elon Musk

Perusahaan sadar akan masalah pelayanan ini. Mereka selalu berjanji akan memperbaiki diri. Tahun 2021 Elon Musk berjanji bahwa perusahaan akan mempercepat pembukaan pusat pelayanan baru. Dia mengatakan target perusahaan adalah dua pertiga mobil yang masuk ke bengkel bisa selesai perbaikan di hari yang sama.

Musk ingin perbaikan kendaraan menggunakan teknik yang digunakan kru pit Formula F1 untuk memperbaiki mobil sebanyak mungkin dalam waktu satu jam.

Janji tersebut belum nampak, sedangkan dari tahun ke tahun mobil Tesla bertambah dan semakin tua. Padahal sejauh ini, perusahaan hanya memiliki 160 pusat layanan perbaikan di Amerika.

Dengan fakta-fakta seperti ini, nampaknya merupakan hal bijak untuk mempertimbangkan kembali membeli mobil Tesla.

 

banner 325x300