HeadlinePolitik

KPU Rombak Sebagian Tata Cara Debat Pilpres 2024, Ini Perubahannya

90
×

KPU Rombak Sebagian Tata Cara Debat Pilpres 2024, Ini Perubahannya

Share this article
Suasana debat Capres pertama di Kantor KPU, Jakarta, tahun lalu. Foto: Ist
Suasana debat Capres pertama di Kantor KPU, Jakarta, tahun lalu. Foto: Ist

G24NEWS.TV, JAKARTA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI mengumumkan peraturan baru untuk debat Pilpres 2024, dimulai dari debat ketiga. Perubahan dilakukan berdasarkan evaluasi terhadap debat pertama dan kedua.

Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, August Mellaz, Rabu (3/1/2024) mengatakan perubahan ini adalah bentuk penyegaran tata cara kegiatan. Namun, pada prinsipnya tujuannya untuk memberbaiki kualitas dan transparansi debat.

Auguts mengatakan perubahan ini adalah hasil kesepakatan yang dicapai dari pertemuan KPU dan perwakilan para pasangan calon presiden dan wakil presiden yang betarung di Pilpres 2024, serta media penyelenggara, yaitu Grup MNC.

Berikut ketentuan baru dalam debat Pilpres 2024, dimulai dari debat ketiga yang dijadwalkan digelar Jumat tanggal 7 Januari 2024.

1. Hindari Penggunan Singkatan dan Istilah Asing

Peserta debat diminta menjelaskan singkatan yang digunakan untuk bertanya, terutama singkatan yang tidak familiar. Singkatan harus dapat dijelaskan oleh peserta debat dan bisa juga oleh moderator.

Tujuannya agar pihak yang ditanya tidak menghabiskan waktu mencari kepanjangan dari singkatan tersebut, tetapi dapat langsung ke pokok pertanyaan. Sehingga pertukaran gagasan langsung masuk ke konten, bukan ke istilah.

 2. Hanya Pakai Satu Mikrofon

Jika dalam debat sebelumnya, peserta menggunakan tiga mikrofon, maka dalam debat ketiga ini, peserta hanya akan menggunakan satu mikrofon.

Mikrofon akan dipasang masing-masing di podium peserta. Dengan demikian, maka peserta debat akan tetap berada posisi berdekatan dengan mikrofon, sehingga tidak keluar dari podium.

Baca Juga  Ini Sejumlah Prestasi Prabowo Selama Menjadi Menteri Pertahanan

3. Memastikan Peserta Tetap di Dalam Podium

Peserta debat diminta tetap berada di dalam kawasan podium selama debat berlangsug. Salah satu caranya adalah dengan meletakkan satu mikrofon di masing-masing podium peserta debat.

Selain itu, posisi stabil di area podium juga akan membantu menciptakan ketenangan para peserta debat, sehingga tidak terlalu banyak melakukan berjalan karena durasi debat relatif singkat. Podium adalah sebagai jangkar yang membatasi ruang gerak peserta.

4. Mengaktifkan Liasion Officer Selama Debat

Dalam debat sebelumnya, sudah ada LO yang mendampingi peserta debat dan timnya. Namun, mulai debat ketiga, fungsi LO akan diperkuat tidak hanya untuk persiapan debat dan kehadiran peserta serta menempatkan posisi pendukung, tetapi juga berperan saat debat berlangsung.

Liasion Officer (LO) akan menjadi penghubung antara peserta debat dan panelis. Selain itu, LO akan bertanggung jawab dalam mengendalikan suasana tim pendukung masing-masing pasangan calon presiden dan wakil presiden, sehingga tidak mengganggu jalannya debat.

5. Venue Debat

Venue kegiatan debat ketiga diubah menjadi di Istora Senayan Jakarta. Berubah dari debat kedua yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC) dan debat pertema di Kantor KPU.

6. Pengembangan Tema

Jika sebelumnya, tema yang ditetapkan untuk debat ketiga adalah soal pertahanan, keamanan, hubungan internasional dan geopolitik.

Dalam debat nanti akan ada penambahan dua subtema, yaitu globalisasi sebagai pengembangan tema hubungan internasional dan politik luar negeri untuk memperluas tema geopolitik.

Baca Juga  KPU Libatkan KPAI Susun Rumusan Isu Perlindungan Anak dalam Debat Capres Cawapres

7. Larangan Gimmick Dalam Debat

Dalam debat ketiga, peserta juga dilarang menggunakan dan melakukan gimmick saat debat. Hal ini karena gimmick dapat memancing keriuhan dari pendukung, sehingga mengganggu ketenangan suasana dan jalannya debat. Sehingga dapat juga mengganggu keseriusan dan kualitas debat.

Tata Cara yang Tidak Berubah

Sementara itu yang tidak berubah adalah desain tata letak panggung. Kemudian, aturan dan durasi debat ketiga masih sama seperti sebelumnya, yaitu 120 menit ditambah jeda iklan selama 30 menit. Debat dibagi menjadi enam segmen.

Segmen pertama penyampaian visi, misi dan program kerja Capres dimulai dari nomor urut 3 Ganjar Pranowo karena pada debat pertama dimulai dari capres nomor urut pertama dan debat kedua dimulai dari cawapres nomor urut 2.

Kemudian, segmen kedua dan kelima tanya jawab baik dari panelis, maupun dari masing-masing peserta. Segmen keenam, kesimpulan oleh masing-masing Capres pada segmen keenam.

Jumlah pendukung masing-masing peserta debat juga sama, yaitu 75 orang.

Ada podium untuk peserta debat. Capres ataupun cawapres yang ikut debat hanya boleh membawa kertas dan bolpoin atau alat tulis sebagai alat bantu.

Jumlah panelis untuk menyusun pertanyaan yang ditetapkan KPU sebanyak 11 orang.

Peraturan lain yang dipertahankan adalah pihak yang mengajukan pertanyaan langsung kepada peserta adalah  moderator bukan panelis. Panelis hanya menyiapkan 18 pertanyaan.

Email: Nyomanadikusuma@G24 News
Editor: Lala Lala

banner 325x300