DaerahEkonomi

Komitmen Kabupaten Purwakarta dalam Ketahanan Pangan Nasional

222
×

Komitmen Kabupaten Purwakarta dalam Ketahanan Pangan Nasional

Share this article
Bupati Purwakarta dan jajaran kepolisian serta petani
Bupati Purwakarta dan jajaran kepolisian serta petani

G24NEWS.TV, JAKARTA — Purwakarta memperkuat posisinya sebagai salah satu daerah penghasil beras di Jawa Barat dengan memproduksi jutaan ton padi dalam bentuk gabah kering giling (GKG). Purwakarta juga mampu menempatkan diri sebagai salah satu daerah yang mengalami surplus beras di Jawa Barat.

Seperti yang diketahui, beberapa daerah di Jawa Barat merupakan daerah penghasil beras yakni Kabupaten Indramayu, Karawang, Subang dan Purwakarta.

Luas areal persawahan di Purwakarta yang mencapai 16.240 hektar mampu menghasilkan jutaan ton padi dalam bentuk gabah kering giling (GKG), dengan masa panen pertahun hingga mencapai tiga kali panen.

Bupati Anne Ratna Mustika mengungkapkan bahwa sektor pertanian di Purwakarta menjadi perhatian khusus dalam lima tahun terakhir.

“Meski areal persawahan di Kabupaten Purwakarta terhitung lebih kecil dibandingkan daerah penghasil beras lainnya seperti Karawang, Subang maupun Indramayu, namun kita berhasil menghasilkan produksi yang siginifikan,” ungkap Bupati Anne Ratna Mustika dilansir dari laman resmi Kabupaten Purwakarta, Senin (31/7)

Baca Juga  Pemkab Purwakarta Dorong Produksi Beras Nutri Zinc dalam Rangka Pengentasan Stunting

Produksi beras yang signifikan itu, lanjutnya, tidak lepas dari kerja keras para petani, jajaran Pemkab Purwakarta dan pemangku kepentingan lainnya.

Ia mengapresiasi capaian apik dan kerja keras seluruh pihak yang berupaya dan berkontribusi dalam peningkatan produksi beras di Purwakarta.

Jajaran Pemerintah Kab. Purwakarta dalam gerakan panen padi musim Gadu (Foto by: Ist @anneratna82)
Jajaran Pemerintah Kab. Purwakarta dalam gerakan panen padi musim Gadu (Foto by: Ist @anneratna82)

Surplus Beras di Purwakarta

Data dari Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Purwakarta menyebutkan kapasitas produksi gabah kering giling (GKG) mencapai 1.465.402 ton GKG. Apabila dikonversikan beras, maka mencapai 940.208 ton beras.

Adapun, kebutuhan beras, bagi penduduk Purwakarta dalam lima tahun terakhir mencapai 486.334 ton. Maka, Purwakarta mengalami surplus beras sebanyak 453.874 ton.

“Angka surplus beras itu tentu sangatlah besar. Surplus beras yang dimiliki Purwakarta itu memberikan konstribusi besar bagi ketahanan pangan nasional,” kata Bupati Purwakarta.

Baca Juga  Hanan A Rozak: Program Ketahanan Pangan Harus Utamakan Produk Dalam Negeri

Penguatan sektor pertanian di Purwakarta, tutur Anne ratna, tidak lepas dari arahan langsung dari Menko Airlangga Hartarto.

Kunjungan Menko Airlangga Hartarto ke Kabupaten Purwakarta didampingi Bupati Anne Ratna Mustika (5/4)
Menko Airlangga dan Bupati Anne Ratna Mustika

Menteri Koordinator Perekonomian RI Airlangga Hartarto meminta jajaran Pemerintah Kabupaten Purwakarta untuk mengoptimalkan pembangunan di sektor pertanian. Optimalisasi sektor pertanian itu akan berkontribusi dalam membangun ketahanan pangan nasional, yang merupakan salah satu program utama Presiden Joko Widodo.

“Dalam banyak kesempatan Pak Airlangga meminta kami untuk terus membangun sektor pertaniannya untuk memperkuat ketahanan pangan nasional,” ungkap Bupati Anne Ratna Mustika.

Oleh karena itu, Pemkab Purwakarta terus berkomitmen memperkuat ketahanan pangan nasional melalui dukungan dan kerja sama dari banyak pihak, termasuk dari TNI-Polri.

banner 325x300