Nasional

Ketua Satkar Ulama Jaksel: Kepemimpinan Dzulfikar Ahmad di Pemuda Muhammadiyah Harus Bisa Dengar Aspirasi Rakyat 

215
×

Ketua Satkar Ulama Jaksel: Kepemimpinan Dzulfikar Ahmad di Pemuda Muhammadiyah Harus Bisa Dengar Aspirasi Rakyat 

Share this article
Ketua Satuan Karya (SATKAR) Ulama Kota Jakarta Selatan Arief Taufik Wijaya
Ketua Satuan Karya (SATKAR) Ulama Kota Jakarta Selatan Arief Taufik Wijaya

G24NEWS.TV, JAKARTA – Ketua Satuan Karya atau Satkar Ulama Kota Jakarta Selatan Arief Taufik Wijaya memberi selamat pada Dzulfikar Ahmad Tawalla yang baru saja terpilih menjadi Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah.

Arif berharap Dzulfikar bisa menjadi pemimpin yang bisa mendengar mendengarkan aspirasi rakyat.

“Semoga dalam masa baktinya, bisa membawa Pemuda Muhammadiyah memajukan Bangsa Indonesia dan menjadi amar ma’ruf nahi munkar khususnya di kalangan generasi muda,” ujar  Arief Taufik dalam keterangannya, Jumat (24/2).

Arif Taufik yang juga baru terpilih menjadi Ketua Satkar Ulama Jakarta Selatan mengatakan sebagai pemimpin akan bertugas dengan memegang teguh komitmen pada kebenaran. 

Dia mengungkapkan kepemimpinan dalam Islam sudah dicontohkan oleh sahabat nabi yaitu Abu Bakar as Siddiq yang patut menjadi teladan bagi pemimpin manapun di dunia saat ini. Menurut dia Abu Bakar adalah sosok pemimpin yang peka, tajam pendengaran dan penglihatannya, sehingga bukan lagi soal dirinya yang dipikir, tetapi kesejahteraan dan kemajuan rakyat. 

Baca Juga  Ferry Wawan Cahyono Jadi Anggota DPRD Terpopuler versi Golkar Media Award 2023

Arif Taufik juga mengungkapkan kepemimpinan yang dicontohkan oleh Nabi Sulaiman.  “’Di dalam Al-Qur’an kita akan menemukan sikap pemimpin yang amat luar biasa, yakni Nabi Sulaiman Alaihissalam. Jangankan manusia, suara semut, alasan burung pun beliau dengar dan ditindaklanjuti dengan penuh kesungguhan,” ujar dia. 

Dzulfikar Ahmad Najih Prastiyo Ketua dan Sekjen Pemuda Muhammadiyah
Dzulfikar Ahmad Najih Prastiyo Ketua dan Sekjen Pemuda Muhammadiyah

“Kita seharusnya sama-sama mengedepankan kesadaran dan kemauan untuk mendengar.  Sebab di dalam upaya mau mendengarkan aspirasi rakyat, tidak saja pemimpin itu akan dihormati, tetapi juga dapat meningkatkan kinerja organisasi atau pemerintahan. Amin,” ujar Arief Taufik. 

Dzulfikar terpilih menjadi Ketua Umum PP Muhammadiyah dalam  Muktamar ke-XVIII di Balikpapan. Dia didampingi Najih Prasetyo sebagai Sekretaris Jenderal. 

Zulfikar Ahmad bukan sosok baru, dia sebelumnya mendampingi Ketum PP Pemuda Muhammadiyah sebelumnya yaitu Sunanto atau Cak Nanto sebagai sekjen. 

Baca Juga  Ini 4 Kunci Pangkas Kemiskinan di Indonesia Menurut Dedi Mulyadi 

Selain itu, Zulfikar Ahmad juga pernah tercatat duduk di jajaran PP Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) periode 2010-2012 sebagai Sekretaris Jenderal. Karirnya di organisasi otonom Muhammadiyah dia mulai sejak di daerah Kabupaten Gowa, sampai dengan Wilayah Provinsi Sulawesi Selatan.

Sedangkan, Najih Prasetyo merupakan Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) periode 2018-2020. Meski demikian, Najih berangkat ke Muktamar ke-XVIII Pemuda Muhammadiyah atas restu dari Wilayah Jawa Timur.

Kader Muhammadiyah asal Kabupaten Lamongan Jawa Timur ini sebelum malang melintang di kepemimpinan ortom pusat, terlebih dahulu Najih menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) IMM Wilayah Jawa Timur. Jejaknya di IMM juga dapat ditemukan di Koordinator Komisariat IMM IAIN Sunan Ampel atau yang kini jadi UIN Sunan Ampel Surabaya.

banner 325x300