Ekonomi

Ketua MPR RI Optimistis Situasi Perekonomian Nasional Baik Setelah Pemilu Berjalan Kondusif

59
×

Ketua MPR RI Optimistis Situasi Perekonomian Nasional Baik Setelah Pemilu Berjalan Kondusif

Share this article
Politisi Golkar dan Ketua MPR RI Bambang Soesatyo. Foto: Ist
Politisi Golkar dan Ketua MPR RI Bambang Soesatyo. Foto: Ist

G24NEWS.TV, JAKARTA – Ketua MPR RI dan politisi Partai Golkar Bambang Soesatyo optimistis situasi perekonomian nasional akan meningkat seiring kepercayaan investor yang berbanding lurus dengan keamanan dan kondusivitas nasional usai Pemilihan Umum 2024.

Bamsoet mengatakan salah satu indikatornya adalah angka ekonomi makro Indonesia yang masih menunjukkan hasil yang baik dengan mencapai 5,05 persen pada 2023, dengan tingkat inflasi sebesar 2,61 secara year on year (YoY).

“Para elite politik dan pendukungnya jangan sampai melakukan tindakan yang membuat situasi menjadi tidak stabil, sehingga dapat menyebabkan ketidakpercayaan para investor apalagi sampai membuat investor lari. Stabilitas politik merupakan modal utama bagi pembangunan ekonomi nasional sekaligus modal utama stabil-nya industri jasa keuangan,” kata Bamsoet usai menghadiri Pertemuan Tahunan Industri Jasa keuangan 2024, di Jakarta, Selasa (20/2/2024).

Baca Juga  Bali Jadi Tuan Rumah Major Dota 2, Industri E-Sport Perlu Dukungan Pemerintah

Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM, dan Keamanan ini menjelaskan, pemerintahan pengganti Presiden Joko Widodo telah memiliki pondasi kuat dalam menjaga stabilitas perekonomian nasional.

Antara lain dengan positifnya kinerja industri jasa keuangan yang membaik. Salah satunya ditunjukkan dengan kredit perbankan yang bisa tumbuh double digit dan ekonomi Indonesia juga tumbuh masih sangat baik yaitu 5,05 persen.

“Selain itu cadangan devisa mencapai 145 juta dolar AS, serta neraca dagang surplus Rp570 triliun. Dengan modal ini, Indonesia di bawah kepemimpinan Pak Prabowo yang telah memenangkan Pemilu presiden berdasarkan quick count berbagai lembaga survei, nantinya bisa langsung tancap gas,” jelas Bamsoet, seperti dilansir dari Antara.

Dia juga menambahkan, pemerintahan yang akan datang masih memiliki pekerjaan besar, yakni mewujudkan cita-cita Indonesia menjadi negara maju.

Baca Juga  Tjokorda Raka Penemu Teknik Sosrobahu, Bangun Jalan Layang Tanpa Ganggu Arus Lalu Lintas

Untuk dapat dikategorikan sebagai negara maju, pendapatan perkapita yang harus dicapai oleh suatu negara adalah minimal sebesar 11.906 dolar AS per tahun. Tingginya pendapatan per kapita ini juga dibarengi dengan angka kemiskinan yang relatif rendah.

Email: Dharmasastronegoro@G24 News
Editor: Lala Lala

banner 325x300