Nasional

Prabowo Tegaskan Kebijakan Hilirisasi Tingkatkan Pendapatan Negara

60
×

Prabowo Tegaskan Kebijakan Hilirisasi Tingkatkan Pendapatan Negara

Share this article
Cawapres Prabowo Subianto. Foto: Ist
Cawapres Prabowo Subianto. Foto: Ist

G24NEWS.TV, JAKARTA – Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto menilai bahwa kebijakan hilirisasi sumber daya alam yang dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo telah mampu meningkatkan pendapatan negara.

“Strateginya Pak Jokowi sudah benar, tidak akan mengizinkan kekayaan kita (SDA) dijual murah sebagai bahan mentah ke bangsa asing. Tidak mau lagi gitu, semua kekayaan alam kita harus diolah di bumi Indonesia,” kata Prabowo saat memberikan sambutan dalam acara Sarasehan Peningkatan Kemandirian Pesantren di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Sabtu.

Menurut dia, kebijakan tersebut sangat tepat karena jika sumber daya alam diekspor dalam bentuk mentah, tidak akan optimal dalam meningkatkan nilai tambah perekonomian bangsa, sehingga pentingnya mengolah SDA tersebut sebelum diekspor.

Baca Juga  Wujudkan Toleransi dan Moderasi, Pemuda Perlu Banyak Dialog Lintas Agama 

Dia mengatakan bahwa proses pengolahan ini harus mencakup tahapan hulu hingga hilir sehingga pabrik-pabrik pengolahan berada di dalam negeri.

“Jadi, kalau sumber alam kita dalam bentuk mentah, itu berarti hulu. Kita tidak mau izinkan dijual murah, dalam bentuk mentah lagi. Harus diolah, diolah, diolah sampai pabrik-pabrik hilirnya ada di bumi Indonesia,” ucap Prabowo.

Ia mencontohkan bahwa pada tahun 2017, nikel diekspor dalam bentuk mentah, menghasilkan pendapatan sebesar 3,3 miliar dolar AS atau sekitar Rp50 triliun.

Namun, setelah larangan ekspor nikel diberlakukan oleh Presiden Joko Widodo pada tahun 2020, penghasilan dari ekspor nikel pada tahun 2022 meningkat drastis menjadi 33,8 miliar dolar AS, naik 10 kali lipat atau 1000 persen.

Baca Juga  PPKM Dicabut Bansos Jalan Terus, Ini Daftar Bantuan Sosial 2023

Dia menilai, kebijakan larangan ekspor nikel mentah menunjukkan dampak positif bagi pendapatan negara, juga membuka lapangan kerja bagi anak-anak Indonesia.

“Ini yang sekarang kita bisa gunakan untuk bantu rakyat kita. Sudah luar biasa untuk BLT, bantuan raskin, dan untuk BPJS,” ujar Prabowo.

Selain itu, dia juga memberikan contoh konsep pengolahan sumber daya alam dengan analogi “pohon industri.” Menurutnya, melalui perencanaan yang terstruktur, nilai tambah dari komoditas seperti nikel dapat meningkat signifikan, bahkan hingga 67 kali lipat.

Email: DharmaSastronegoro@G24.News

Editor: Lala Lala

banner 325x300