Ekonomi

Josef A Nae Soi Pastikan Rencana Pembangunan NTT Sesuai Kondisi Lapangan

181
×

Josef A Nae Soi Pastikan Rencana Pembangunan NTT Sesuai Kondisi Lapangan

Share this article
Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Josef A Nae Soi. Foto: Ist
Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Josef A Nae Soi. Foto: Ist

G24NEWS.TV, JAKARTA – Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Josef A Nae Soi mendorong semua jajarannya untuk menyusun rencana pembangunan sesuai dengan permasalahan ataupun situasi di lapangan.

“Kita rencanakan pembangunan melalui kebijakan menyesuaikan kondisi daerah dan kondisi masyarakat di lapangan,” jelasnya, seperti dilansir dalam laman resmi Pemprov NTT, dikutip Selasa (27/6/2023).”

“Jangan terlaku monoton dan kaku,” tegas Wakil Gubernur Josef A Nae Soi yang merupakan kader dan politisi dari Partai Golongan Karya (Golkar) ini.

Dia mengatakan penyusunan rencana pembangunan harus ada dinamika.

Namun, harus diperhatikan dan difokuskan bahwa semua yang dikerjakan harus bermuara pada kesejahteraan masyarakat yang menjadi tujuan paling utama.

Pemprov NTT, jelasnya, harus dipastikan melakukan perencanaan yang benar-benar berkualitas melalui analisis yang tajam.

Baca Juga  Pemkab Purwakarta Kembangkan Destinasi Wisata Kuliner Baru, Siap Jaring Wisatawan

Analisis, ujarnya, dilakukan terkait situasi yang dihadapi dan target yang ingin dicapai dengan memperhatikan kriteria-kriteria tertentu.

Mengatasi Kemiskinan

Dia mencontohkan untuk mengatasi kemiskinan maka perlu adanya pemberdayaan masyarakat dan pembangunan infrastruktur.

Untuk target ini, maka yang diperhatikan adalah kebutuhan masyarakat dan akses infrastruktur dan juga bidang lainnya.

Wagub mengungkapkan, perencanaan yang baik, harus disinkronisasikan dengan pelaksanaan yang maksimal sehingga menciptakan output yang baik pula.

“Kita ini melayani banyak orang maka harus kerjakan dengan hati yang tulus dan juga dengan tekad yang besar,” tambah Wakil Gubernur.

Pada kesempatan itu, dia juga mengatakan dirinya mengapresiasi kinerja tim penanganan stunding di NTT.

Baca Juga  Bupati Ngada Andreas Paru Maksimalkan Potensi Daerah NTT

Angka anak gizi buruk, ujarnya, sudah turun drastis melalui sejumlah program yang dilakukan.

“Kita juga sangat gembira karena kinerja tim penangannan stunting,” tambahnya.

Dengan kolaborasi bersama pihak-pihak yang lain, terangnya, maka hingga hari ini angka stunting NTT mengalami penurunan.

“Saat ini berada pada angka 15,7 %,” ujar Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Josef A Nae Soi.

Pemprov NTT telah menggelar acara Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi NTT Tahun 2024 pada 5 Mei lalu.

Tema Musrenbang NTT pada tahun ini adalah Penguatan Ekonomi dan Pemantapan Kualitas Pelayanan Dasar.

Email: Nyomanadikusuma@G24 News

Editor: Lala Lala

banner 325x300