Politik

Jokowi Ngaku Nyaman Berhubungan Dengan Golkar

70
×

Jokowi Ngaku Nyaman Berhubungan Dengan Golkar

Share this article
Ketum DPP Golkar Airlangga Hartarto dan Presiden Jokowi, di Jakarta, belum lama ini. Foto: Ist
Ketum DPP Golkar Airlangga Hartarto dan Presiden Jokowi, di Jakarta, belum lama ini. Foto: Ist

G24NEWS.TV, JAKARTA –  Presiden Joko Widodo mengaku nyaman dengan hubungan yang telah terjalin antara dirinya dengan Partai Golongan Karya.

Hal ini disampaikannya menjawab pertanyaan wartawan soal tanggapannya mengenai hubungan dasi kuning yang dipakainya pekan ini dengan Partai Golkar, seusai meresmikan Jembatan Otista di Kota Bogor, Jawa Barat, Selasa (19/12/2023).

Sebelumnya, Presiden Jokowi memakai dasi kuning saat hendak bertolak ke Jepang dari Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (16/12/2023) pagi.

Saat ditanyakan wartawan perihal makna dasi tersebut, Presiden tampak memegangi dasinya dan berseloroh.

“Masa enggak tahu,” ujarnya seraya tersenyum lebar dan lantas pergi meninggalkan ruang konferensi pers menuju ke pesawat.

Sementara itu, Menteri Sekretaris Negara Pratikno mengatakan alasan Presiden Joko Widodo mengenakan dasi warna kuning karena kesulitan memilih dasi.

Baca Juga  Golkar Umumkan 1.117 bakal Calon Kepala Daerah di Pilkada Serentak 2024

“Tadi beliau cerita, kesulitan mencari dasi, yang ada saja dipakai,” kata Pratikno.

Kode Jokowi

Sementara itu, politikus Partai Golkar Ravindra Airlangga menyebut dasi kuning yang dipakai oleh Presiden Jokowi saat kunjungan kerja ke Jepang merupakan tanda kepala negara itu nyaman dengan Golkar.

“Ini kode dari Pak Jokowi. Biasanya, kan, beliau mengenakan dasi warna lain, sekarang berubah kuning. Buat kami partai kuning (Golkar), ini kode Pak Jokowi menunjukkan kenyamanan dengan filosofi Golkar,” kata Ravindra dalam keterangannya di Jakarta, Senin (18/12/2023).

Putra Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto itu mengatakan kode yang ia maksud semakin menguat karena Presiden Jokowi belakangan sering dikaitkan dengan Partai Golkar. Menurutnya, kode tersebut kerap muncul menjelang momentum Pemilu 2024.

Baca Juga  Sosialisasikan Program Prabowo-Gibran, TKD Banten Kampanye Door to Door

“Kan teman-teman semua mengikuti, ada sinyal tokoh muda merapat ke Golkar. Saya kira sangat bagus anak muda memikirkan pembangunan ke depan,” ucap Ravindra.

Ia menyebut partainya terbuka untuk anak muda. Menurut Ravindra, generasi muda di Partai Golkar bisa berjuang bersama tokoh muda yang lain untuk melanjutkan pembangunan yang dimulai Presiden Jokowi.

“Ketum (Ketua Umum) Golkar, kan, juga sudah menegaskan arah politik partai adalah keberlanjutan pembangunan Presiden Jokowi. Jadi pas kalau banyak anak muda bergabung dengan Golkar,” imbuhnya.

Email: Nyomanadikusuma@G24.News

Editor: Lala Lala

banner 325x300