HeadlineInternasional

Jamaah Bergerak ke Arafah Mulai Puncak Ibadah Haji

94
×

Jamaah Bergerak ke Arafah Mulai Puncak Ibadah Haji

Share this article
jamaah di depan kabah
Jamaah haji mulai wukuf di arafah.

G24NEWS.TV, JAKARTA – Jemaah haji dari seluruh dunia mulai bergerak ke Padang Arafah untuk menjalani puncak ibadah haji yang dimulai dengan ritual wukuf di Arafah pada Selasa 9 Dzulhijjah 1444 Hijriah atau 27 Juni 2023. 

Jemaah haji sudah mulai bergerak ke Padang Arafah dengan menggunakan bus-bus yang sudah disiapkan oleh otoritas Saudi, demikian laporan dari Antara. 

Petugas keamanan berjaga-jaga di sepanjang perjalanan untuk mengatur lalu lintas dan pergerakan jemaah haji menuju  Padang Arafah dari Mina.

Otoritas Saudi mengerahkan semua upaya guna melayani jemaah secara maksimal sesuai dengan arahan Penjaga Dua Masjid Suci Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud dan Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman bin Abdulaziz, kata Menteri Urusan Islam, Dakwah, dan Penyuluhan Arab Saudi Sheikh Dr. Abdullatif bin Abdulaziz Al-Syaikh.

Kerajaan Arab Saudi (KSA) telah mengeluarkan 1,8 juta e-visa untuk musim haji tahun ini dalam catatan waktu yang dilaporkan oleh Saudi Press Agency (SPA).

Pengumuman itu dibuat oleh Wakil Menteri Haji dan Umrah Dr Abdulfattah Mashat dalam konferensi pers di Makkah pada Sabtu.

Mashat menyatakan pemerintah Saudi menekankan manajemen haji dan menyediakan lingkungan yang sesuai bagi jemaah untuk beribadah dengan mudah dan nyaman.

Ibadah haji tahun ini cukup menantang karena berlangsung pada suhu hampir 46 derajat Celcius.

Baca Juga  Ace Hasan Harap Tambahan Kuota Haji Dimanfaatkan Sebaik-baiknya

Otoritas Saudi menggelar operasi skala besar untuk memastikan jemaah tetap sehat dan selamat.

Rukun Islam kelima ini adalah kewajiban sekali seumur hidup bagi semua Muslim yang mampu secara fisik dan finansial.

Safari Wukuf

Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 1444 H/2023 M tahun ini memfasilitasi 240 jemaah haji lansia dan disabilitas untuk menjalani safari wukuf. Mereka adalah jemaah lansia atau difabel yang memiliki keterbatasan dalam pergerakan sehingga tidak bisa melakukan apa-apa atau memiliki keterbatasan kemampuan fisik berat.

“Jemaah lansia dan disabilitas yang masuk kategori ini kita safariwukufkan,” terang Ketua PPIH Arab Saudi 1444 H Subhan Cholid dalam siaran pers.

infografis tata cara wukuf di arafah
infografis tata cara wukuf di arafah

Menurut Subhan, fasilitasi ini sebagai upaya PPIH dalam memberikan pelindungan jemaah sekaligus agar mereka bisa menyelesaikan ibadah hajinya.

“Ini bagian ikhtiar kami mewujudkan Haji Ramah Lansia dan Disabilitas. Agar mereka yang memiliki keterbatasan, tetap terlindungi dan bisa menunaikan ibadah hajinya dengan baik dan selamat,” sebut Subhan.

Sebelum disafariwukufkan, jemaah lansia ini dikumpulkan di lima hotel pada empat wilayah. Di Jarwal, disiapkan hotel 904 A dengan kapasitas 80 orang. Di Misfalah, ada di hotel 1113 dengan kapasitas 40 orang.

Di wilayah Syisah, disiapkan dua hotel, yaitu: 409 dengan 40 kapasitas, dan 410 dengan 40 kapasitas. Sementara di wilayah Raudhah, ada hotel 709 dengan 40 kapasitas.

Baca Juga  Mengenang Banser Riyanto, Pahlawan Toleransi dari Mojokerto

“Makan tiga kali sehari dan snack untuk mereka juga disiapkan. Mereka akan tinggal di hotel transit maksimal sampai 30 Juni 2023,” sebut Subhan.

“Selama di hotel transit, mereka didampingi oleh dokter, paramedis, pembimbing ibadah, petugas layanan lansia dan disabilitas. Akan dilakukan pengecekan kesehatan rutin dan senam ringan,” sambungnya.

Menurut Subhan, jemaah akan diberangkatkan pada 9 Zulhijah 1444 H/27 Juni 2023 M mulai jam 11.00 waktu Arab Saudi (WAS) ke Arafah dengan enam bus. Persiapan mobilisasi akan dilakukan mulai jam 09.00 WAS. Setiap bus akan diisi maksimal 40 jemaah dalam kondisi duduk. Setiap bus akan dikawal sembilan petugas, terdiri atas: penunjuk jalan, dokter, pembimbing ibadah, paramedis, pelayanan lansia.

“Ada 54 petugas yang mengawal mereka. KKHI juga siagakan dua ambulance, on call,” sebutnya.

Untuk setiap jemaah, lanjut Subhan, disiapkan antara lain kain ihram, mukena, peralatan mandi, pampers, sarung tangan, masker. PPIH Arab Saudi juga menyiapkan sejumlah kursi roda, alat pelindung diri (APD), dan alat kebersihan.

“Mohon doa restunya, semoga seluruh jemaah haji Indonesia diberi kesehatan dan dapat menyelesaikan ibadah hajinya. Aamiin,” tandasnya.

banner 325x300