Daerah

Ini Pakaian Khas Suku Rote, Jadi Ikon Pakaian Adat NTT

391
×

Ini Pakaian Khas Suku Rote, Jadi Ikon Pakaian Adat NTT

Share this article
Pakaian Adat Suku Rote Nusa Tenggara Timur
Pakaian Adat Suku Rote Nusa Tenggara Timur

G24NEWS.TV, JAKARTA — Suku Rote di Nusa Tenggara Timur memiliki pakaian adat yang khas dan unik. Bahkan, pakaian Suku Rote menjadi ikon dari pakaian adat NTT. Pakaian ini menggunakan kain tenun.

Salah satu hal yang membuat pakaian adat Suku Rote unik adalah penutup kepala. Bentuk penutup kepala yang digunakan laki-laki suku Rote disebut Ti’i Langga. Bentuknya mirip topi sombrero khas Meksiko yang terbuat dari daun lontar kering.

Ciri khas dari Ti’i Langga adalah terdapat jambul yang memiliki tinggi 40 sampai 60 cm. Jambul tersebut terdiri atas 9 tingkat dan setiap tingkat terdapat 2 lekukan.

Baca Juga  Melchias Mekeng Salurkan 28 Ekor Sapi Kurban untuk Masjid di NTT

Jumlah setiap lekukan jambul adalah 18 lekukan yang melambangkan jumlah kerajaan atau nusak yang ada di pulau Rote.

Topi ini menjadi simbol kewibawaan laki-laku suku Rote.

Ti'i Langga merupakan topi tradisional khas Suku Rote NTT
Ti’i Langga merupakan topi tradisional khas Suku Rote NTT

Baju adat Rote untuk laki-laki biasanya adalah kemeja polos berwarna putih berlengan panjang. Baju itu dipadukan dengan kain tenun sebagai pengganti celana.

Ada pula kain yang disampirkan di pundak kanan hingga pinggang kiri dengan motif yang senada seperti bawahannya.

Jika tidak pakai kemeja polos, laki-laki bisa telanjang dada sehingga hanya menggunakan kain yang disilangkan untuk menutupi sebelah dada.

Untuk bawahan, laki-laki suku Rote menggunakan sarung tenun berwarna gelap.

Baca Juga  Golkar Bone Bolango Solid Jelang Pemilu 2024

Sementara untuk wanita, kain tenun digunakan di seluruh tubuh sehingga membentuk sebuah baju terusan.

Wanita juga mengenakan hiasan kepala berupa lempengan yang terbuat dari perak, emas atau perunggu. Hiasan kepala ini berbentuk bulan sabit dengan tiga buah bintang di sisi kiri, kanan dan tengah.

Pakaian Adat Suku Rote Nusa Tenggara Timur
Pakaian Adat Suku Rote Nusa Tenggara Timur

Hiasan kepala ini disebut bulak molik yang artinya bulan baru.

Aksesoris lainnya yakni gelang, anting, ikat pinggang atau pending dengan motif hiasan bunga atau hewan unggas. Kalung susun juga biasa digunakan yang biasa disebut habas. 

banner 325x300