Ekonomi

Ini 4 Strategi Kendalikan Inflasi Daerah Versi Legislator Golkar

289
×

Ini 4 Strategi Kendalikan Inflasi Daerah Versi Legislator Golkar

Share this article
Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Golkar Andi Achmad Dara. Foto: DPR RI/Andri/man
Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Golkar Andi Achmad Dara. Foto: DPR RI/Andri/man

G24NEWS.TV, JAKARTA – Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Golkar Andi Achmad Dara mengatakan pengendalian inflasi memerlukan kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah.

Menurutnya, pemerintah pusat membutuhkan peran pemerintah daerah dalam menjaga inflasi melalui kebijakan yang mendukung pengendalian harga komoditas bahan pokok.

“Kemampuan pemerintah pusat di bawah Presiden Jokowi dalam mengendalikan inflasi secara nasional harus diapresiasi. Saat ini, Inflasi April 2023 tetap terkendali di tengah periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN),” jelas Andi Achmad Dara kepada media, Selasa (27/6/2023), seperti dilansir dari laman resmi DPR RI.

Politikus Partai Golkar ini mengungkapkan, terdapat ada empat strategi pengendalian inflasi daerah yang disebut 4K.

Pertama, Ketersediaan pasokan, yang berarti menjaga kestabilan harga barang/jasa untuk produksi.

Kedua, Keterjangkauan harga, yang berarti menjaga kestabilan harga barang/jasa untuk dikonsumsi masyarakat.

Ketiga, Kelancaran distribusi, yang berarti menjaga keterjangkauan masyarakat dan pelaku usaha atas barang/jasa.

Baca Juga  Hemat APBN, Puteri Komarudin Dukung Konsolidasi Belanja Pemerintah

Keempat, Komunikasi efektif, yang berarti terjalinnya komunikasi yang baik di antara semua pemangku kepentingan.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) April 2023 tercatat sebesar 0,33 persen.

Sehingga secara tahunan menjadi 4,33 persen turun dari level bulan sebelumnya yang sebesar 4,97 persen.

Angka inflasi ini terus mengalami penurunan dibanding beberapa bulan sebelumnya yang mencapai 5 persen lebih.

“Presiden Jokowi membawa Indonesia bergerak maju dengan pertumbuhan ekonomi yang terus membaik,” jelasnya.

“Tingkat inflasi yang terjaga, kemajuan luar biasa dan harus diapresiasi,” ujarnya.

“Padahal, ekonomi dunia masih dilanda krisis dan ketidakpastian serius,” sambung Andi.

Legislator Dapil Banten III itu juga mengapresiasi kinerja Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian yang dinilai sangat meyakinkan.

Pemulihan Ekonomi

Dia menegaskan agenda pemulihan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global, bergerak positif dan menunjukkan kinerja yang sangat baik.

“Menteri Koordinator Perekonomian juga patut diacungi jempol, di bawah tangan dingin Airlangga Hartarto, ekonomi Indonesia tumbuh positif dengan pengendalian inflasi yang sangat terjaga”.

Baca Juga  Penyebab Inflasi Pangan jadi Tantangan

“Indonesia semakin membaik dan lebih baik dari banyak negara, termasuk dengan negara tetangga di Asia Tenggara” sambung Andi.

Oleh karena itu, Andi mengatakan bahwa momentum kebangkitan ekonomi yang positif harus terus dipelihara, dengan terus menjaga kerja sama pemerintah pusat dan daerah.

“Sebagaimana arahan Presiden Jokowi, inflasi daerah dapat terkontrol dengan baik jika ada keseimbangan dan keberlangsungan produksi dan pasokan dengan ongkos transportasi yang terkontrol,” ujarnya.

Selain itu, anggota Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI peran Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) juga sangat penting untuk menjadi fasilitator kerja sama antar daerah.

TPID, ujarnya, juga memetakan wilayah surplus dan defisit agar dapat mengendalikan harga pangan di daerah.

Email: Nyomanadikusuma@G24 News

Editor: Lala Lala

banner 325x300