Politik

Indonesia Perlu Pertahanan Kuat di Laut China Selatan

41
×

Indonesia Perlu Pertahanan Kuat di Laut China Selatan

Share this article
Capres 2024 nomor urut 2 Prabowo Subianto dalam debat ketiga di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (7/1/2024) malam. Foto: Tangkap layar siaran langsung acara di Garuda TV
Capres 2024 nomor urut 2 Prabowo Subianto dalam debat ketiga di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (7/1/2024) malam. Foto: Tangkap layar siaran langsung acara di Garuda TV

G24NEWS.TV, JAKARTA –  Calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto mengatakan bahwa diperlukan pertahanan yang kuat untuk menghadapi konflik di Laut China Selatan.

“Jadi keadaan Laut China Selatan menggaris bawahi kita perlu kekuatan pertahan yang kuat, kita perlu platform untuk patroli, kita perlu satelit, kita perlu banyak sekali, dan untuk itu pertahanan perlu kita bangun,” kata Prabowo dikutip dari Antara.

Prabowo mengungkapkan hal tersebut saat menanggapi penyataan calon presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo yang menawarkan tiga solusi untuk menyelesaikan konflik di sana.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI telah menetapkan tiga pasangan capres-cawapres peserta Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2024 yakni Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dengan nomor urut 1, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka nomor urut 2, dan Ganjar Pranowo-Mahfud Md nomor urut 3.

Baca Juga  PB PMII Desak KPU Coret Nama Tiga Caleg Selebritas yang Promosikan Judi Online

Selepas debat pertama pada 12 Desember 2023 dan debat kedua pada 22 Desember 2023, KPU menggelar debat ketiga yang mempertemukan para capres.

Tema debat ketiga meliputi pertahanan, keamanan, hubungan internasional, globalisasi, geopolitik, dan politik luar negeri.

Letnan Jenderal TNI (Purn.) H. Prabowo Subianto Djojohadikusumo (EYD: Prabowo Subianto Joyohadikusumo; lahir 17 Oktober 1951) adalah seorang politisi, pengusaha, dan perwira tinggi militer Indonesia berdarah Jawa Banyumasan-Minahasa, karena keluarga ayahnya berasal dari Kebumen dan Banyumas dan ibunya berasal dari Manado.[2] Ia menempuh pendidikan dan jenjang karier militer selama 28 tahun sebelum berkecimpung dalam dunia bisnis, politik dan pemerintahan. Pada tanggal 23 Oktober 2019, Prabowo dilantik menjadi Menteri Pertahanan ke-26 Republik Indonesia dalam Kabinet Indonesia Maju untuk periode 2019 hingga 2024.

Baca Juga  Hanya Caplok Nama Partai, Sekjen Lodewijk Tegaskan GMPG Bukan Bagian Golkar

Sebagai Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto bersama Hatta Rajasa, maju sebagai calon Presiden Indonesia ke-7 dalam pemilihan umum 2014, namun diungguli oleh pasangan Joko Widodo dan Jusuf Kalla. Ia mencalonkan diri sebagai presiden pada pemilihan umum Presiden Indonesia 2019, berpasangan dengan Sandiaga Uno. Pada Rapimnas Partai Gerakan Indonesia Raya tanggal 13 Agustus 2022 di Sentul, Prabowo menerima pencalonan partainya untuk mencalonkan diri sebagai presiden pada Pemilihan umum Presiden Indonesia 2024.

Email: DharmaSastronegoro@G24.News

Editor: Lala Lala

banner 325x300