Politik

Iklan Kampanye Pemilu Diperbolehkan Mulai 21 Januari Hingga 14 Februari 2024

108
×

Iklan Kampanye Pemilu Diperbolehkan Mulai 21 Januari Hingga 14 Februari 2024

Share this article
Ilustrasi Pemilu. Foto: Ist
Ilustrasi Pemilu. Foto: Ist

G24NEWS.TV, JAKARTA – Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Rahmat Bagja mengingatkan iklan kampanye baru diperbolehkan mulai 21 Januari 2024 sampai 10 Februari 2024.

Rahmat mengemukakan iklan kampanye tertuang dalam PKPU nomor 15 tahun 2023 tentang Kampanye Pemilu 2024.

“Meski kampanye sudah mulai pada 28 November 2023, hanya saja untuk iklan kampanye baru boleh dilakukan pada 21 Januari 2023,” katanya saat Rapat Koordinasi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Kepulauan Riau, Sabtu (13/12/2023).

Baca Juga  Prabowo Hadiri Pesta Masakan Koki Bobon Santoso di Cilicing Jakarta Utara

Pengawasan iklan kampanye tersebut, kata Bagja, tidak hanya dilakukan oleh Bawaslu, melainkan juga akan dilakukan oleh gugus tugas yang terdiri dari KPI, KPU, dan Dewan Pers,

“KPI, Dewan Pers, dan Bawaslu akan menegakkan aturan terkait iklan kampanye pemilu,” ujarnya, seperti dilansir dari keterangan Bawaslu.

Sementara itu, kata dia, terkait dengan pelaksanaan kampanye harus dilengkapi dengan Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP) Kampanye. Jika tidak ada STTP Kampanye, kata Bagja, pengawas bisa merekomendasikan pembubaran kampanye atau penegakkan hukum.

Baca Juga  Makna Cegah, Awasi, Tindak dalam Pengawasan Pemilu

“KPU, PPK atau PTPS nanti yang membubarkan kampanye tersebut,” katanya.

Setelah, membuka acara tersebut, Bagja menyabangi Desa Anti Politik Uang yang terdapar di Desa Tanjung Kubik Utara, Kecamatan Pulau Tiga Barat, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau.

Email: Nyomanadikusuma@G24 News
Editor: Lala Lala

banner 325x300