Nasional

Helikopter Logistik Perusahaan Tambang Nikel Weda Bay Industri Park Hilang di Halmahera Tengah

49
×

Helikopter Logistik Perusahaan Tambang Nikel Weda Bay Industri Park Hilang di Halmahera Tengah

Share this article
Ilustrasi pekerja pabrik. Foto: ILO
Ilustrasi pekerja pabrik. Foto: ILO

G24NEWS.TV, JAKARTA – Kondisi cuaca menjadi salah satu faktor penentu keberhasilan operasi pencarian helikopter logistik eksplorasi kontraktor perusahaan tambang nikel Weda Bay Industri Park (IWIP) yang dilaporkan hilang di hutan Halmahera Tengah, Maluku Utara.

Kepala Kantor Basarnas Ternate Fatur Rahman yang dikonfirmasi dari Jakarta, Rabu, mengaku bahwa personelnya berkoordinasi dengan BMKG terkait kondisi cuaca penerbangan pagi ini guna memperlancar kegiatan pencarian helikopter yang jatuh tersebut.

Ia memaparkan helikopter Bell 429 PK-WSW yang dikendarai oleh dua orang pilot dan mengangkut seorang penumpang tersebut dilaporkan hilang pada Selasa (20/2) sekitar pukul 13.40 WIT.

Baca Juga  Ceu Popong: Wakil Rakyat Harus Sayang Kepada Masyarakat 

“Saat itu pilot telah melewati ketinggian 2.000 kaki,” ujarnya, seperti dilansir dari Antara.

Ia menyebutkan sebelum dilaporkan hilang, sekitar pukul 13.15 WIT, pilot sempat melapor kepada petugas pendaratan (HLO) setempat kalau dia mendengar suara ledakan.

Hal itu terungkap dari rekaman radio penerbangan memuat percakapan pilot dengan petugas pendaratan helikopter yang diterima Basarnas.

Berbekal informasi tersebut, tim Basarnas langsung berangkat ke lokasi, namun karena kemarin (Selasa, 20/2) hujan, pada hari ini mulai melakukan operasi pencarian bekerja sama dengan Kepolisian Resor, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Halmahera Tengah dan perwakilan tim perusahaan.

Baca Juga  Menyoal Kesiapsiagaan Bencana, Ini Kata Ace Hasan Syadzily

Tim gabungan yang dilengkapi peralatan dan perlengkapan tersebut, akan menelusuri kawasan titik pertama helikopter dilaporkan hilang kontak pada rute koordinat 0°28’13.47″N /127°56’0.19″E – 0°39’20.54″N /127°58’17.28″E Halmahera Tengah.

Petugas Basarnas mengkonfirmasi kalau titik dugaan helikopter hilang tersebut berada di kawasan hutan, sehingga butuh kesiapsiagaan.

Email: Dharmasastronegoro@G24 News
Editor: Lala Lala

banner 325x300