Politik

Golkar Kepri Sambut Positif Wacana Jadwal Pilkada Dimajukan

152
×

Golkar Kepri Sambut Positif Wacana Jadwal Pilkada Dimajukan

Share this article
Bendahara DPD Partai Golkar Kepri Asmin Patros. Foto: Ist
Bendahara DPD Partai Golkar Kepri Asmin Patros. Foto: Ist

G24NEWS.TV, JAKARTA – Bendahara DPD Partai Golkar Kepri Asmin Patros menyambut baik rencana memajukan jadwal Pemilihan  Kepala Daerah (Pilkada), antara lain untuk menata kembali periode kinerja Kepala Daerah di awal tahun.

“Juga di sisi lain kalau dari persfektif peserta pemilu, di sepanjang negara siap kami juga siap,” tutur Asmin, dalam MLC Tribun Batam, Kamis (28/9/2023).

Dia mengatakan kemungkinan ada juga daerah yang  Pilkadanya harus perlu perpanjangan waktu karena ada hal-hal khusus dan lain sebagainya.

Menurutnya apabila Pilkada dimajukan, saat itu mesin Partai lagi panas-panasnnya Pileg. Sehingga tidak perlu lagi memanaskan mesin partainya.

Baca Juga  KPU Terbitkan Jadwal dan Tahapan Pilkada Serentak Tahun 2024

“Bisa langsung lanjut,” katanya.

Diakuinya apabila 1 Januari 2025 seluruh Pemerintah Daerah sudah dilantik, maka sistem penataan sudah seragam. Tahun anggarannya juga 1 Januari sampai 31 Desember, kemudian berakhirnya periodesasi akan bersamaan.

Ia melanjutkan apalagi dengan pengalaman mengikuti Pemilu, mumpung masih panasnya pemilihan legislatif, kemudian timnya juga masih bekerja konsolidasi, Pilkadanya makin baik.

“Kalau dari prespektif anggaran memang tidak bisa tidak. Bahwa Pilkada dibebankan kepada APBD. Kita juga sudah mengantisipasi itu. Soal cepat atau lambat lebih kepada masalah teknis”.

Masyarakat Semakin Pintar

“Dipercepat atau lambat masyarakat makin pintar. Tidak semata mata liat figur tapi programnya dijual. Mengarah ke lebih baik,” paparnya.

Baca Juga  Bawaslu dan Komnas Perempuan Ciptakan Ruang Aman dalam Pemilu 2024

Ia menambahkan Partai Golkar Kepri harus siap. Dari perspektif pendaan berbeda. Pilkada bergantung calon dan partai. Partai Golkar juga sudah menyiapkan calon, satu diantaranya Ansar Ahmad.

“Ada dua yang berbeda. Kami tentu senang. Kalau sudah jadi keputusan pasti siap saja,” katanya.

Menurutnya demokrasi di Indonesia cukup bagus. Pendidikan politiknya juga baik.

“Saya berharap kita semua harus bersikap untuk kepentingan Indonesia yang lebih baik,” katanya, seperti dilansir dari Tribun Batam.

Email: Nyomanadikusuma@G24 News

Editor: Lala Lala

 

banner 325x300