Politik

Golkar DIY: Partai Golkar DIY Siap Kepung Gedung MK

199
×

Golkar DIY: Partai Golkar DIY Siap Kepung Gedung MK

Share this article
MK Proporsioal
Masyarakat dari elemen Partai Golkar DIY mengancam mengepung gedung Mahkamah Konstitusi (MK).

G24NEWS.TV, JAKARTA – Masyarakat dari elemen Partai Golkar DIY mengancam mengepung gedung Mahkamah Konstitusi (MK). Ini dilakukan jika sistem Pemilu 2024 diputuskan menjadi proporsional tertutup. Mereka siap datang ke Jakarta beramai-ramai.

“Kami kader dan simpatisan, masyarakat elemen partai Golkar seluruh DIY menyatakan siap ke Jakarta. Kami siap mengepung gedung MK jika keputusannya pemilu proporsional tertutup.” kata Ketua DPD Partai Golkar DIY, Gandung Pardiman dalam keterangan tertulis, Rabu (7/6/2023).

Ia mengatakan, jika benar nanti MK memutuskan Pemilu 2024 dengan sistem proporsional tertutup, hal ini justru menunjukkan bahwa MK inkonsisten dengan putusannya sendiri sebelumnya. Tahun 2008 lalu, kata dia,MK telah membuat keputusan bahwa sistem pemilu proporsional tertutup tidak digunakan lagi dan diganti dengan proporsional terbuka.

Baca Juga  Relawan GOPro siap Menangkan Prabowo - Gibran Satu Putaran

“Sesuai ketentuan Pasal 24C ayat (1) UUD NRI 1945 putusan MK itu bersifat final dan mengikat. Seharusnya gugatan soal sistem pemilu proporsional terbuka ditolak dan tidak diproses seperti sekarang ini. Ini ada agenda terselubung apa?” ujar politisi senior Partai Gokar ini.

Bertentangan dengan Prinsip Kedaulatan Rakyat

Ia menegaskan, dalam putusan MK tahun 2008 dinyatakan sistem proporsional tertutup bertentangan dengan prinsip kedaulatan rakyat sebagaimana disebut dalam pasal 1 ayat ( 2) UUD NRI tahun 1945.

“Jika nanti MK memutuskan sistem pemilu 2024 proporsional tertutup. Maka jelas MK sebagai pengawal konstitusi tidak konsisten dan mencla-mencle. Dan ini harus disikapi dengan tegas oleh seluruh masyarakat Indonesia,” ucapnya.

Baca Juga  Upaya Bawaslu Tingkatkan Kualitas Pemilu

Menurutnya, DPR, pemerintah serta penyelenggara pemilu seperti KPU, Bawaslu dan DKPP pada Januari 2023. Bahwa pada Pemilu 2024 telah sepakat bahwa Pemilu 2024  tetap dilakukan dengan sistem proporsional terbuka.

“Seharusnya MK menghormati kesepakatan yang telah dicapai ini. MK seharusnya menghormati dan menjaga bersama agar seluruh ketentuan konstitusi terlaksana dengan baik,” ucapnya.

Gandung juga menyebut jika hasil survei sejumlah lembaga menyebutkan bahwa 80 persen lebih rakyat tetap menginginkan sistem pemilu proporsional terbuka.

“Sekali lagi, jika nantinya MK memutuskan sistem pemilu 2024 dengan proporsional tertutup maka kami seluruh elemen Golkar DIY siap mengepung gedung MK,” ujarnya.

 

 

Penulis: Dharma Sastronegoro
Editor: Lala Lala

banner 325x300