HeadlineNasional

Erwin Aksa Soal Dukungan Budiman Sudjatmiko pada Prabowo: Saatnya Bersatu Membangun Negeri 

1280
×

Erwin Aksa Soal Dukungan Budiman Sudjatmiko pada Prabowo: Saatnya Bersatu Membangun Negeri 

Share this article
Wakil Ketua Umum Partai Golkar Erwin Aksa
Wakil Ketua Umum Partai Golkar Erwin Aksa mengapresiasi dukungan Budiman Sudjatmiko pada Prabowo Subianto

G24NEWS.TV, JAKARTA – Wakil Ketua Umum Bidang Penggalangan Strategis Partai Golkar Erwin Aksa mengapresiasi pembentukan organisasi relawan pemenangan Prabowo Budiman Bersatu (Prabu) di Semarang, Jawa Tengah, Jumat 18 Agustus 2023, dukungan dari aktivis 98 Budiman Sudjatmiko pada Prabowo Subianto. 

Erwin Aksa menyebut momentum dukungan dari Budiman Sudjatmiko, aktivis 98 yang kini menjadi politisi PDI Perjuangan pada Prabowo adalah untuk “Bersatu membangun negeri”, tokoh-tokoh yang sebelumnya sempat berbeda pendapat kini berkumpul untuk membangun masa depan Indonesia yang lebih baik.   

“Tentu ini adalah bentuk konkret dan kesiapan kami untuk menjadi bagian dalam agenda besar ke depan bersama Bapak Prabowo dalam merajut sebuah kebersamaan yang kuat dengan teman-teman seperjuangan,” ujar Erwin Aksa.

Deklarasi relawan “Prabowo Budiman Bersatu” atau Prabu di Marina Convention Centre, Semarang, Jawa Tengah. Ribuan orang berkumpul untuk memberikan dukungan pada Prabowo dan Budiman Sudjatmiko, aktivis mahasiswa saat era orde baru.

Erwin yakin bersatunya Prabowo dan Budiman adalah pertemuan tekad dan semangat untuk mewujudkan Indonesia masa dengan yang kuat adil dan sejahtera.

“Hal ini bisa kita capai dengan kepemimpinan Pak Prabowo pada 2024 mendatang,” ujar dia.

Baca Juga  Erwin Aksa Tegaskan Arah Koalisi Golkar Selalu Ada di Pemerintahan

Prabowo Subianto kini mendapatkan dukungan empat partai yang memiliki kursi di parlemen yaitu Partai Gerindra, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Golkar dan Partai Amanat Nasional (PAN).

“Sebuah kehormatan bagi saya karena bisa ikut langsung mendukung Gerakan Prabu atau Prabowo Budiman Bersatu,” ujar Erwin.

Pada unggahan di akun instagramnya, Erwin aksa tampak menghadiri deklarasi tersebut. 

 

Lihat postingan ini di Instagram

 

Sebuah kiriman dibagikan oleh ERWIN AKSA (@erwinaksa.dki)

Indonesia Butuh Kepemimpinan Strategis

Aktivis 98 yang kini menjadi politisi PDI Perjuangan Budiman Sudjatmiko akhirnya mendukung Prabowo Subianto sebagai calon presiden pada Pilpres 2024 mendatang. Budiman menyatakan punya alasan-alasan khusus mengapa memilih Prabowo ketimbang Ganjar Pranowo yang diusung partainya sebagai capres.

Indonesia butuh kepemimpinan strategic, Pak Ganjar baik, bukannya buruk ya, tapi Indonesia butuh kepemimpinan yang strategic kali ini karena situasi global,” kata Budiman dikutip dari Tempo.

Menurut Budiman, Indonesia akan banyak menghadapi tantangan global yang semakin kompleks. Karena itulah, kepemimpinan Prabowo cocok untuk melalui masa-masa tersebut.

“Jika kita melihat kondisi global, maka kesimpulannya adalah kita butuh kepemimpinan strategis yang mencoba melihat keadaan global, tatanan global, dan tantangan juga keadaan ekonomi, perang hingga teknologi,” ujar Budiman.

Baca Juga  Airlangga Hartarto: Indonesia Bidik Investasi Rp30 triliun di Hannover Messe 2023

Budiman mengajak rakyat Indonesia untuk menatap masa depan agar bisa mempersiapkan diri menghadapinya. Menurut dia, kadang-kadang kita sering lupa ada masa depan dan hanya berkutat dengan masa lalu. 

Minta Maaf dan Terharu 

Prabowo Budiman Bersatu
Deklarasi Relawan Prabowo Budiman Bersatu


Prabowo Subianto sendiri merasa terharu mendapat dukungan dari Budiman yang merupak pentolan aktivis mahasiswa saat dirinya aktif di dinas militer. Prabowo menyatakan terima kasih pada Budiman yang kini malah mendukungnya dalam Pilpres 2024.

“Terima kasih saudara Budiman Sudjatmiko, dulu saya diperintah untuk mengejar anda. Sekarang saudara dukung saya,” ujar mantan Danjen Kopassus ini. 

“Sebagai manusia di hadapan kalian semua, saya ingin minta maaf kepada Budiman Sudjatmiko,” lanjut dia.

Prabowo mengaku sudah melihat kualitas Budiman sejak masih bertugas. Budiman adalah salah satu tokoh muda yang berani mengkritik tentara. 

 “Di zaman tentara menguasai semua, beliau anak muda ini berani untuk mengoreksi, berani mengkritik,” ujarnya. “Memang dari dulu Budiman ini orang mempunyai nyali, tidak hanya cemerlang pemikirannya, bersih hatinya, dan berani orangnya.” 

 

banner 325x300