Headline

Erwin Aksa: Pembangunan Infrastruktur Fondasi Ekonomi Indonesia, Musti Dilanjutkan

1753
×

Erwin Aksa: Pembangunan Infrastruktur Fondasi Ekonomi Indonesia, Musti Dilanjutkan

Share this article
Erwin Aksa mengunjungi masyarakat di Jakarta Barat
Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bidang Penggalangan Strategis Erwin Aksa(tengah)

G24NEWS.TV, JAKARTA – Wakil Ketua Umum Partai Golkar Erwin Aksa menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur adalah fondasi pertumbuhan ekonomi di Indonesia. 

Karena itu pembangunan infrastruktur yang sudah dilakukan oleh Presiden Joko Widodo harus diteruskan oleh pemerintahan yang akan datang. 

“Setiap jalan dan jembatan adalah langkah ke depan menuju masa depan yang lebih kuat dan berkelanjutan,” ujar Erwin Aksa, yang kini menjadi calon anggota legislatif Partai Golkar dari Daerah Pemilihan Jakarta III, pada G24NEWS.TV. 

Pembangunan infrastruktur, menurut Erwin memang mempunyai peran penting untuk memacu pertumbuhan ekonomi, baik di tingkat nasional maupun daerah. 

Program-program ini mampu berperan mengurangi pengangguran, mengentaskan kemiskinan dan tentunya meningkatkan kesejahteraan rakyat. 

Proyek infrastrukturnya sendiri menggerakkan roda perekonomian dengan membuka lapangan pekerjaan hingga pemasok alat-alat. 

Infrastruktur seperti jalan, jalan tol, jembatan, atau pelabuhan membuka akses pada daerah, sehingga ekonomi mereka juga terhubung dengan daerah-daerah lain. 

Baca Juga  Erwin Aksa: Perlu Lebih Banyak Generasi Muda NU jadi Pengusaha untuk Perkuat Ketahanan Ekonomi Umat 

Contohnya warga Liang Melas Datas, Sumatera Utara, yang kini hasil buminya berupa jeruk kian mudah dijual setelah Presiden Joko Widodo membangun jalan sepanjang 32 kilometer. 

 

Lihat postingan ini di Instagram

 

Sebuah kiriman dibagikan oleh ERWIN AKSA (@erwinaksa.dki)

Pada 2023 ini, pemerintah memberikan dana sebesar Rp125,18 triliun pada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk membangun infrastruktur. Anggaran ini naik dibanding pada 2022 yang hanya sejumlah Rp116,37 triliun.

Menurut Erwin, yang pernah menjadi wakil ketua umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang Konstruksi dan Infrastruktur, mengatakan pembangunan infrastruktur yang baik mendukung pemerataan pertumbuhan ekonomi nasional.

“Syukur pemerintah bisa membangun begitu banyak infrastruktur, seperti jalan tol, airport, dan pelabuhan,” ujar Erwin. 

Selain itu, pemerintah juga harus membangun kawasan-kawasan industri hingga perumahan, sehingga distribusi dan pemerataan bisa terus berkelanjutan ke daerah-daerah di masyarakat yang selama ini tertinggal dari pembangunan.

Baca Juga  Airlangga Hartarto Nyoblos di TPS 005 Melawai Bersama Istri dan Putrinya

“Mari bersama kita bangun masa depan Indonesia yang lebih maju, adil dan merata. Karena kita yakin bahwa investasi dalam infrastruktur adalah sebuah pertumbuhan bangsa ini menuju kesejahteraan bersama,” ujar dia.

Menurut data pemerintah, pembangunan infrastruktur sejak 2014 sudah bisa membuat daya saing Indonesia naik. Dalam IMD Global Competitiveness Index bidang infrastruktur, peringkat Indonesia meningkat dari 54 pada tahun 2014 menjadi peringkat 51 pada saat ini.

Indonesia sejauh ini sudah membangun sejumlah infrastruktur antara lain 42 bendungan, irigasi untuk 1,2 juta hektare lahan, jalan tol sepanjang 2.143 kilometer, jalan nasional sepanjang 5.700 kilometer, rumah sejumlah 8,2 juta melalui Program Sejuta Rumah, hingga pos lintas batas negara (PLBN) di sejumlah daerah.

banner 325x300