Nasional

Endang Maria Astuti Nilai Kondisi Jemaah Haji Indonesia Menyedihkan

193
×

Endang Maria Astuti Nilai Kondisi Jemaah Haji Indonesia Menyedihkan

Share this article
Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Golkar Endang Maria Astuti. Foto: Runi/ DPR
Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Golkar Endang Maria Astuti. Foto: Runi/ DPR

G24NEWS.TV, JAKARTA – Anggota Komisi VIII DPR RI Endang Maria Astuti mengatakan, tenda Jemaah Haji Indonesia di Mina kelebihan kapasitas (over capacity).

Faktanya, hasil peninjauan lapangan di Maktab Indonesia Nomor 66, 67 dan 68 dari total perkloter sekitar 360 Jemaah, ternyata hanya mampu menampung sekitar 260 jemaah haji.

Artinya, ada selisih 100 orang jemaah yang membuat ini tidak muat, alhasil mereka tidurnya berdesakan, bahkan ada yang tidurnya duduk, saking space tempatnya tidak muat lagi.

“Ini menjadi keluhan para Jemaah yang disampaikan kepada kami, mereka menjadi tidak nyaman,” jelas legislator Golkar ini.

“Itu pun ternyata, ada limpahan air yang mengucur dari toilet yang membuat kasur menjadi basah”.

“Ini sangat menyedihkan sekali, meskipun ini hanya dua malam bagi jemaah”.

Endang Ingatkan Kesehatan Jemaah

“Namun, ini bisa mengakibatkan kesehatan jemaah menjadi terganggu,” ujar Endang saat mengunjungi Maktab Indonesia Nomor 66-68 asal daerah Jawa Tengah, di Mina, Mekkah, Arab Saudi, Kamis (29/6/2023), seperti dilansir dari laman resmi DPR RI.

Baca Juga  Bawaslu Susun Juknis Uji Kelayakan dan Kepatutan Calon Anggota

Kemudian, lanjut Legislator Dapil Jateng IV ini, maktab jemaah haji itu rata-rata kekurangan ruangan.

Jadi, jemaah haji ada yang berinisiatif menyempatkan untuk membuat tenda tambahan darurat mengambil jalan untuk pejalan kaki di samping tenda.

Selain itu, untuk atapnya, mereka menggunakan pakaian ihram mereka agar tidak kepanasan.

“Saya lihat tadi Bapak -Bapak membuat seperti payung di atasnya (tenda) agar supaya tidak terlalu panas ketika siang hari,” lanjutnya.

“Namun, menurut saya ini sangat menyedihkan sekali sampai mereka mesti tidur di luar”.

“Selain itu juga, mereka yang tidur didalam, satu bed itu untuk dua orang karena ruangnya yang sempit”.

Baca Juga  Legislator Golkar Bamsoet Dorong Masyarakat Tidak Jual Suara di Pemilu

“Jangan sampai kemudian, nanti dianggap pemerintah ini tidak serius mengelola penyelenggaraan haji, apalagi mereka kan juga sudah membayar”.

“Jangan sampai juga ada image yang tidak baik bagi masyarakat kita,” urai Endang.

Politisi Fraksi Partai Golkar ini mengatakan, pihaknya menilai, tampaknya pemerintah kurang mengantisipasi kouta jemaah haji kuota tambahan.

Dia mengatakan seharusnya dihitung betul total jemaah haji yang menempati tenda.

Misalnya, jelas Endang, jumlahnya 2.000 orang, harus dipastikan dan dihitung betul kapasitas tenda yang memang mencukupi untuk 2.000 orang.

“Kalau kondisi saat ini, saya yakin misalnya jemaah haji 2000, tetapi untuk tendanya kapasitasnya hanya untuk 1800 orang”.

“Ke depan, hal-hal seperti ini kembali harus diantisipasi, agar tidak terulang ditahun depan,” pungkas Endang.

Email: Nyomanadikusuma@G24 News

Editor: Lala Lala

banner 325x300