HeadlineKesehatan

Emanuel Melkiades Dorong Masyarakat Manfaatkan BPJS Kesehatan

250
×

Emanuel Melkiades Dorong Masyarakat Manfaatkan BPJS Kesehatan

Share this article
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI dari Fraksi Golkar Emanuel Melkiades Laka Lena. Foto: Soksi

G24NEWS.TV, JAKARTA – Emanuel Melkiades Laka Lena, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, mengimbau masyarakat agar memanfaatkan fasilitas dari BPJS kesehatan.

Dia mengatakan BPJS Kesehatan akan sangat membantu masyarakat karena biaya pencegahan dan perawatan kesehatan menjadi terjangkau.

“Saya mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas BPJS Kesehatan,” jelasnya, saat menggelar sosialisasi Program Jaminan Kesehatan – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) BPJS Kesehatan di Sabu Raijua, NTT, pekan lalu.

Sedangkan, bagi masyarakat yang tidak mampu dapat mengajukan agar iuran ditanggung oleh Pemrintah atau gratis.

Tidak hanya untuk perawatan kesehatan, dia mengatakan BPJS Kesehatan juga bisa untuk mencegah penyakit dengan mengecek kesehatan.

Seluruh fasilitas Kesehatan (fakes) yang ada, seperti Puskesmas dan Rumah sakit, melalui BPJS kesehatan seluruhnya gratis, seperti tensi darah, termasuk cek diabetes.

Berikut empat manfaat Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) BPJS Kesehatan yang perlu dipahami.

1. Pelayanan kesehatan tingkat pertama

Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama adalah pelayanan kesehatan perorangan yang bersifat non spesialistik (primer) meliputi pelayanan rawat jalan dan rawat inap yang diberikan oleh:

  • Puskesmas atau yang setara.
  • Praktik Mandiri Dokter.
  • Praktik Mandiri Dokter Gigi.
  •  Klinik pertama atau yang setara termasuk fasilitas kesehatan tingkat pertama milik TNI/Polri.
  • Rumah Sakit Kelas D Pratama atau yang setara.
  • Faskes Penunjang: Apotik dan Laboratorium
Baca Juga  Hari Saka Bakti Husada 17 Juli: Menghormati Peran dan Kontribusi Saka dalam Kesehatan

2. Upaya Pencegahan Penyakit

  • Imunisasi rutin.
  • Keluarga Berencana meliputi konseling dan pelayanan kontrasepsi, termasuk vasektomi dan tubektomi bekerja sama dengan BKKBN.
  • Skrining riwayat kesehatan dan pelayanan penapisan atau skrining kesehatan tertentu, yang diberikan untuk mendeteksi risiko penyakit dengan metode tertentu atau untuk mendeteksi risiko penyakit dan mencegah dampak lanjutan risiko penyakit tertentu.
  • Peningkatan kesehatan bagi peserta penderita penyakit kronis.

3. Pelayanan Pengobatan dan Rehabilitasi

  • Adminitrasi pelayanan.
  • Pemeriksaan, pengobatan dan konsultasi medis.
  • Tindakan medis non spesialistik, baik operatif maupun non operatif.
  • Pelayanan obat, alat kesehatan dan bahan medis habis pakai.
  • Pemeriksaan penunjang diagnostik laboratorium tingkat pratama.

4. Prosedur Pelayanan

  • Peserta datang ke Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) tempat peserta terdaftar dan mengikuti prosedur pelayanan kesehatan, menunjukkan kartu identitas peserta JKN-KIS/KIS Digital dengan status aktif dan/atau identitas lain yang diperlukan (KTP, SIM, KK).
  • Peserta memperoleh pelayanan kesehatan pada FKTP tempat peserta terdaftar.
  • Apabila peserta melakukan kunjungan ke luar domisili karena tujuan tertentu yang bukan merupakan kegiatan yang rutin, atau dalam keadaan kedaruratan medis, peserta dapat mengakses pelayanan RJTP pada FKTP lain yang di luar wilayah FKTP terdaftar, paling banyak 3 (tiga) kali kunjungan dalam waktu maksimal 1 (satu) bulan di FKTP yang sama.setelah mendapatkan pelayanan, peserta menandatangani bukti pelayanan pada lembar bukti pelayanan yang disediakan oleh masing-masing FKTP.
  • Atas indikasi medis apabila peserta memerlukan pelayanan kesehatan tingkat lanjutan, peserta akan dirujuk Ke Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan, sesuai dengan sistem rujukan berjenjang secara online.*
Baca Juga  Legislator Golkar Melkiades Jamin RUU Kesehatan Lindungi Nakes

Email: Nyomanadikusuma@g24news.tv
Editor: Lala Lala

 

banner 325x300