EkonomiLingkungan

Ekonomi Biru, Dorong Pemanfaatan Potensi Sumber Daya Laut

92
×

Ekonomi Biru, Dorong Pemanfaatan Potensi Sumber Daya Laut

Share this article
Laut di Timur Indonesia (Foto by: World Bank)
Laut di Timur Indonesia (Foto by: World Bank)

G24NEWS.TV, JAKARTA — Pemerintah menerapkan berbagai kebijakan transformatif guna mendorong pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19 salah satunya melalui pendekatan ekonomi biru atau blue economy.

Pendekatan ekonomi biru adalah pendekatan ekonomi yang memanfaatkan potensi sumber daya laut, mengingat sebanyak 65 persen dari total luas Indonesia merupakan laut.

Bank Dunia mendefinisikan ekonomi biru sebagai pemanfaatan sumber daya laut yang berwawasan lingkungan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, kesejahteraan, dan mata pencaharian sekaligus pelestarian ekosistem laut.

Penerapan ekonomi biru bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan melalui pengembangan sumber daya laut Indonesia.

Kekayaan sumber daya alam laut Indonesia
Kekayaan sumber daya alam laut Indonesia

Manfaat dari pengembangan ekonomi biru adalah kelestarian keanekaragaman hayati laut dan ekosistem laut dan pesisir, serta mata pencaharian yang berkelanjutan, utamanya bagi masyarakat pesisir.

Baca Juga  Peran Kunci Pemerintah Provinsi dalam Menyukseskan Program KUR

Ini 6 Sektor dalam Ekonomi Biru

Sektor pariwisata dalam Ekonomi Biru (Foto by: Kementerian Keuangan RI)
Sektor pariwisata dalam Ekonomi Biru (Foto by: Kementerian Keuangan RI)

Ada enam sektor dalam pengembangan ekonomi biru yakni::

  1. Perikanan. Bank Dunia mengemukakan bahwa Indonesia memiliki sektor perikanan terbesar kedua di dunia setelah China. Sektor perikanan Indonesia bernilai sekitar USD27 miliar terhadap PDB dan menyediakan 7 juta pekerjaan dan lebih dari 50 persen kebutuhan protein hewani negara.
  2. Energi Terbarukan. Di lingkungan pesisir dan laut, banyak energi yang tersedia dengan berbagai bentuk. Energi tersebut Di luar endapan hidrokarbon di bawah dasar laut, lautan menyediakan beberapa bentuk energi
    terbarukan termasuk gelombang, pasang surut, arus, gradien termal, angin, dan biomassa.
  3. Pariwisata. Laut menjadi salah satu aset utama industri pariwisata negara yang berpotensi meningkatkan perekonomian negara. Terlebih, laut dan pantai di Indonesia khususnya di wilayah Timur terkenal dengan keindahannya namun belum banyak terekspos.
  4. Transportasi Air. Sektor transportasi air dapat dikembangkan dalam ekonomi biru misalnya menyediakan  moda utama untuk memfasilitasi pengiriman berbagai jenis barang dan penumpang.
  5. Pengelolaan Limbah. Dalam pengembangan ekonomi biru, pengelolaan limbah menjadi sektor krusial sebab sejalan dengan tujuan zero-waste dalam SDG’s.
  6. Mitigasi Perubahan Iklim. Saat ini, masalah perubahan iklim menjadi perhatian seluruh pihak. Dalam pengembangan ekonomi biru, mitigasi yang tepat perlu diperhatikan guna menekan dampak perubahan iklim.
banner 325x300