Politik

DPR RI Kawal Banding KPU Soal Penundaan Pemilu 2024

241
×

DPR RI Kawal Banding KPU Soal Penundaan Pemilu 2024

Share this article
Wakil Ketua DPR RI Lodewijk Freidrich Paulus dalam Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan IV Tahun Sidang 2022-2023, Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (14/3/2023). Foto: Opi/DPR RI
Wakil Ketua DPR RI Lodewijk Freidrich Paulus dalam Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan IV Tahun Sidang 2022-2023, Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (14/3/2023). Foto: Opi/DPR RI

G24NEWS.TV, JAKARTA – Langkah Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengajukan banding atas keputusan PN Jakarta Pusat soal penundaan Pemilu 2024 merupakan upaya untuk mendapatkan kepastian hukum.

Wakil Ketua DPR RI Lodewijk Freidrich Paulus menilai KPU sedang memastikan kebijakan yang dijalankan sesuai dengan konstitusi dan peraturan perundang-undangan.

Untuk kasus ini, dia mengatakan DPR RI akan memberikan perhatian yang serius pada penuntasan kepastian hukum permasalahan ini agar tidak terjadi kekosongan kekuasaan eksekutif dan legislatif.

Sebelumnya, KPU RI telah mengajukan memori banding pasca Pengadilan Negeri Jakarta Pusat mengeluarkan putusan, yang salah satunya adalah penundaan Pemilu 2024 ke tahun 2025.

“Konstitusi UUD NRI 1945 pada Pasal 22E mengamanatkan secara tegas bahwa Pemilu harus dilakukan tiap lima tahun sekali,” jelas politisi dari Partai Golkar ini.

Baca Juga  Survei ASI: Debat Pilpres Bisa Ubah Pilihan Politik Gen Z

Hal ini disampaikan Lodewijk ketika menyampaikan pidato Ketua DPR RI dalam Rapat Paripurna Pembukaan Masa Sidang IV Tahun Sidang 2022-2023 di Nusantara II, Senayan, Jakarta, Selasa (14/3/2023).

KPU Resmi Ajukan Banding

KPU Republik Indonesia (RI), resmi mengajukan banding atas putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus), Jumat (10/3/2023).

Di mana PN Jakpus memerintahkan KPU menghentikan pelaksanaan tahapan Pemilu 2024 dan memulainya dari awal.

Pengajuan banding KPU diwakili Kepala Biro Advokasi dan Penyelesaian Sengketa Andi Krisna dengan menyerahkan memori banding ke PN Jakpus.

“Hari ini, KPU sudah menyampaikan memori banding di PN Jakpus. Tadi sudah kami sampaikan dokumen. Sudah juga kami terima akta permohonan banding,” kata Andi kepada wartawan di PN Jakpus.

Baca Juga  KPU Ungkap Sejumlah Tantangan Jelang Pemilu 2024

Dengan demikian, smabung Andi, KPU sudah menyampaikan secara keseluruhan proses-proses atau substansi dokumen-dokumen banding tersebut.

Dia lalu menyampaikan pengajuan banding itu membuktikan bahwa pelaksanaan Pemilu 2024 tetap berjalan.

“Pemilu tetap berjalan, sebagaimana disampaikan pimpinan KPU. Pasti rekan-rekan sudah mengetahuinya,” terang Andi dikutp dari Antara.

Jadi, proses dan tahapan Pemilu lanjut dia, berjalan sebagaimana PKPU Nomor 3 tahun 2022 (tentang Tahapan dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilu 2024) yang sudah ditetapkan KPU.*

Email: DharmaSastronegoro@G24.News
Editor: Lala Lala

 

banner 325x300