HeadlineNasional

Dugaan Kecurangan Verifikasi Faktual Partai, DPR Segera Panggil KPU

271
×

Dugaan Kecurangan Verifikasi Faktual Partai, DPR Segera Panggil KPU

Share this article
doli kurnia
Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia

G24NEWS.TV, JAKARTA – Komisi II DPR akan meminta penjelasan KPU soal adanya dugaan kecurangan dalam proses verifikasi faktual partai politik untuk lolos sebagai peserta Pemilu 2024.

Komisi II ingin agar tahapan pemilu terus berjalan tanpa adanya gangguan yang berarti.

“Saya kira sejumlah dugaan-dugaan yang ada ini perlu diklarifikasi agar perjalanan demokrasi kita dalam situasi menghadapi pemilu betul-betul clear, tanpa ada praduga-praduga yang bakal mengganggu,” kata Ketua Komisi II Ahmad Doli Kurnia Tandjung.

Seperti diberitakan sebelumnya, sejumlah dugaan kecurangan yang dilakukan KPU saat proses verifikasi parpol.

Salah satu partai yang tidak lolos yaitu Partai Rakyat Adil Makmur (Prima) protes keras atas putusan KPU tersebut. Prima mengungkapkan datanya, pihak KPU sengaja menetapkan partai baru itu tidak memenuhi syarat administrasi, meski mereka memenuhi syarat di Papua.

Partai-partai yang tidak lolos ini juga menyebut adanya intimidasi pada staf KPU daerah saat melakukan verifikasi. Mereka mengklaim punya bukti tindakan kecurangan itu terjadi di Sulawesi Selatan.

Baca Juga  Jokowi: Dari Rp10 M Anggaran Stunting, Rp6 M Habis untuk Dinas

Dugaan kecurangan KPU juga dilontarkan oleh Ketua Majelis Syura Partai Ummat, Amien Rais yang menuduh KPU telah melakukan manipulasi data hasil verifikasi faktual demi meloloskan partai tertentu.

Bawaslu Tunggu Laporan

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) juga menunggu laporan dari masyarakat  yang memiliki data tentang dugaan manipulasi hasil verifikasi faktual.

”Laporan kita tunggu,  masyarakat yang selama ini menilai adanya kejanggalan di beberapa kabupaten/kota terhadap rekapitulasinya, jika ada kejanggalan yang seharusnya memenuhi syarat menjadi tidak memenuhi syarat atau sebagainya,” katanya.

Perlu penjelasan

Hal-hal itu kata Doli yang juga wakil ketua umum Partai Golkar, harus dijelaskan oleh KPU agar publik tidak mendapat jawaban jelas. Doli berjanji, paska-reses pihaknya bakal meminta keterangan dari KPU.

“DPR sudah menjalani masa reses. Nanti seusai reses kita akan bisa kita (panggil) minta penjelasan dan kita akan mendengarkan penjelasan langsung dari KPU,” terang Doli.

Baca Juga  Nurul Arifin Dorong Sinergitas KPI, KPU dan Bawaslu dalam Pengawasan Isi Siaran Pemilu 2024

Sebelumnya KPU telah mengumumkan partai-partai baru yang lolos dalam verifikasi faktual untuk menjadi peserta Pemilu 2024.

Verifikasi faktual hanya dilakukan pada partai-partai baru, sedangkan partai lama yang lolos ke parlemen malah bisa menggunakan kembali nomor urut pada Pemilu 2019 lalu.

Berikut nomor urut partai politik peserta Pemilu 2024:

  1. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)
  2. Partai Gerakan Indonesia Raya (Partai Gerindra)
  3. PDIP Perjuangan
  4. Partai Golkar
  5. Partai NasDem
  6. Partai Buruh
  7. Partai Gelora
  8. Partai Keadilan Sejahtera (PKS)
  9. Partai Kebangkitan Nusantara (PKN)
  10. Partai Hati Nurani Rakyat (Partai Hanura)
  11. Partai Garuda
  12. Partai Amanat Nasional (PAN)
  13. Partai Bulan Bintang (PBB)
  14. Partai Demokrat
  15. Partai Solidaritas Indonesia (PSI)
  16. Partai Persatuan Indonesia (Perindo)
  17. Partai Persatuan Pembangunan (PPP)

 

 

 

 

banner 325x300