Ekonomi

Bappenas Didorong Libatkan Pemuda dalam Perencanaan Pembangunan

203
×

Bappenas Didorong Libatkan Pemuda dalam Perencanaan Pembangunan

Share this article
Bappenas Didorong Libatkan Pemuda dalam Perencanaan Pembangunan
Bappenas Didorong Libatkan Pemuda dalam Perencanaan Pembangunan

G24NEWS.TV, JAKARTA – Anggota Komisi XI DPR RI Puteri Komarudin dorong Bappenas untuk libatkan pemuda dalam perencanaan pembangunan.

Hal itu menyusul peresmian eluncuran Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045, oleh Presiden RI Joko Widodo.

Dokumen perencanaan untuk mewujudkan Visi Indonesia Emas 2045 tersebut disusun Kementerian PPN/Bappenas yang berfungsi sebagai pedoman pembangunan secara nasional selama 20 tahun mendatang.

“Posisi pemuda saat ini sangatlah krusial dalam menentukan arah pembangunan ke depan. Dari segi jumlah, pemuda mendominasi jumlah penduduk hingga 54 persen, termasuk untuk 20 tahun kedepan. Belum lagi, kita nanti dihadapkan dengan bonus demografi. Artinya, peran pemuda akan sangat signifikan terhadap kemajuan dan pencapaian agenda pembangunan ke depan,” ungkap Puteri.

Baca Juga  Korupsi: Ancaman Tersembunyi yang Menggerogoti Masyarakat

Puteri menilai perencanaan pembangunan nasional juga wajib mendengar aspirasi dan kebutuhan pemuda.

Menurutnya, hal tersebut dinilai penting, mengingat pemuda juga yang nantinya akan merasakan dan menjalankan agenda pembangunan yang termuat dalam RPJPN ini.

“Apalagi beberapa isu ke depan juga akan menjadi tantangan utama bagi pemuda. Mulai dari lapangan kerja yang terancam otomasi, kesetaraan gender, rendahnya partisipasi pemuda dan perempuan di politik, hingga tantangan perubahan iklim,” ucap Puteri.

Dalam pidatonya, Presiden RI Joko Widodo mengingatkan agar memanfaatkan peluang bonus demografi supaya tidak menimbulkan bencana nantinya.

“Kita akan mengalami puncak bonus demografi, 68,3 persen total penduduk Indonesia berusia produktif yang ini terjadi hanya satu kali dalam peradaban sebuah negara. Ini bisa menjadi peluang tapi ini juga bisa menjadi sebuah bencana kalau kita tidak bisa mengelolanya,” tegas Presiden.

Baca Juga  Produk Lokal Semakin Mendunia, Bola FIFA World Cup 2022 Asli Buatan Indonesia

Lebih lanjut, Puteri berpesan agar finalisasi penyusunan RPJPN ini membuka ruang partisipasi secara inklusif melalui forum konsultasi publik dengan melibatkan seluruh lapisan/kelompok masyarakat, termasuk kalangan pemuda.

“Jangan sampai pemuda hanya dijadikan objek pembangunan, dan hanya menerima warisan dari pendahulunya berupa dokumen pembangunan saja. Tapi, kita harus pastikan mereka mempunyai ruang untuk berpartisipasi. Dengan begitu, pendekatan pembangunan tidak hanya bersifat top-down, tapi juga bottom-up dengan melibatkan dan mendengar masukan dan aspirasi dari kaum pemuda,” tutup Puteri.

Email: DharmaSastronegoro@G24.News
Editor: Lala Lala

banner 325x300