HeadlinePolitik

Debat Cawapres, Gibran: Narasi Besar Prabowo-Gibran Adalah Keberlanjutan, Percepatan dan Penyempurnaan

66
×

Debat Cawapres, Gibran: Narasi Besar Prabowo-Gibran Adalah Keberlanjutan, Percepatan dan Penyempurnaan

Share this article
Gibran Disebut Lokomotif Bagi Generasi Muda
Gibran Disebut Lokomotif Bagi Generasi Muda

G24NEWS.TV, JAKARTA – Cawapres 2024 Gibran Rabuming Raka mengatakan narasi besar visi, misi dan rencana program kerja pasangan nomor urut dua bersama Calon Presiden Prabowo Subianto adalah keberlanjutan, percepatan dan penyempurnaan.

“Narasi besarnya di sini adalah keberlanjutan, percepatan dan penyempurnaan,” jelas Gibran dalam segmen pertama acara Debat Cawapres di JCC, Jakarta, Jumat (22/12/2023) malam.

“Lalu apa agenda ke depan?,” terangnya.

Agenda ke depan, tegas Gibran, Indonesia akan melanjutkan hilirisasi, bukan hanya hilirisasi tambang, tetapi juga hilirisasi pertanian, hilirisasi perikanan, hilirisasi digital dan lain-lain.

Hilirisasi, jelasnya, lagi akan ikut berperan dalam upaya memastikan upaya melanjutkan pemerataan pembangunan.

Dengan demikian, jelasnya, pembangunan tidak lagi Java Centris, tidak hanya akan berpusat di Pulau Jawa, tetapi seluruh wilayah di Indonesia, sehingga tidak hanya terpusat di Pulau Jawa.

“Pemerataan pembangunan itu wajib. Saat ini, investasi di luar Pulau Jawa sudah ada 51 persen dari total investasi,” jelasnya.

Baca Juga  Kosgoro Dukung Prabowo-Gibran: Bukan Sekadar Gemoy, Tapi Bisa Wujudkan Indonesia Maju

Dia mengatakan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang berkelanjutan akan membuka titik ekonomi baru. IKN akan membuka akses dan konektivitas, sekaligus membuka lapangan kerja.

IKN, menurutnya, bukan hanya membangun bangunan pemerintahan, tetapi juga sebagai simbol pemertaan pembangunan di Indonesia dan juga sebagai simbol transformasi pembangunan Indonesia.

Di sisi lain, Gibran mengatakan Indonesia ini negara besar dan harus mampu keluar dari middle income trap.

Kunci keluar dari jebakan pendapatan menengah, jelasnya, adalah Indonesia harus mampu menaikkan nilai tambah di dalam negeri.

Resesi Global

Lebih jauh, dalam acara debat cawapres, Gibran mengatakan di tengah gempuran resesi dan gejolak geopolitik, pertumbuhan ekonomi Indonesia tetah tangguh rata-rata 5 persen.

Pertumbuhan ekonomi yang berkualitas didukung dengan penurunan angka pengangguran, gini ratio, angka kemisinan dan penurunan angka inflasi yang terkendali.

“Kita juga akan lanjutkan pemerataan pembangunan yang tidak lagi Jawa Centris. Kita genjot terus ekonomi kreatif dan juga UMKM,” terang Gibran.

Baca Juga  TKN Koalisi Indonesia Maju Optimistis Prabowo-Gibran Menang Satu Putaran Pilpres 2024

Indonesia memiliki 64 juta unit UMKM yang menyumbangkan 61 persen PDB.

Jika empat langkah ini bisa dilalui, jelasnya, maka akan terbuka 19 juta lapangan pekerjaan.

“Saya juga berkeyakinan, suatu saat Indonesia akan menjadi raja energi hijau di dunia dengan terus mengembangkan biodiesel, bio avtur dari sawit dan dari tebu, sekaligus kemandirian gula,” ujarnya.

Untuk mencapai Indonesia emas, dibutuhkan generasi emas. Indonesia harus mampu mengubah future challange menjadi future opportunity.

Indonesia harus punya future challange yang diikuti future skill. Untuk itu, paparnya, hilirisasi digital kami genjot.

Kita akan siapkan, anak-anak muda yang ahli digital inteligent, anak muda yang ahli blockchain, anak-anak muda yang ahli robotik, anak-anak muda yang ahli perbankan syariah dan anak-anak muda yang ahli kripto.

Email: Nyomanadikusuma@G24 News
Editor: Lala Lala

banner 325x300