HeadlineNasional

Dave Laksono: Sistem Proporsional Tertutup Khianati Semangat Reformasi

224
×

Dave Laksono: Sistem Proporsional Tertutup Khianati Semangat Reformasi

Share this article
dave laksono
Dave Laksono Ketua DPP Partai Golkar

G24NEWS.TV, JAKARTA – Sistem pemilu proporsional tertutup akan menghianati semangat reformasi dan mencabut hak rakyat untuk menentukan sendiri wakil-wakilnya di parlemen, ujar Ketua DPP Partai Golkar Ketua DPP Golkar  Dave Akbarshah Fikarno Laksono.

“Bahkan mencabut hak-hak yang sudah diberikan kepada rakyat untuk ditentukan oleh sekelompok elite yang akan menjalankan roda pemerintahan,” ujar Dave dalam siaran persnya merespons pernyataan Ketua KPU Hasyim Asyari yang membuka kemungkinan sistem pemilu 2024 proporsional tertutup.

“Tanpa mendengar murni suara, kemauan, dan keinginan rakyat,” lanjut dia anggota DPR RI F-Golkar ini.

Menurut Dave, sistem proporsional terbuka untuk pemilu sudah tepat diterapkan untuk saat ini. Karena rakyat berhak menentukan siapa yang akan menjadi wakilnya di Parlemen.

Baca Juga  Dave Laksono Tanggapi Terbitnya Peta Standar China 2023

“Proporsional terbuka ini memberikan hak kepada masyarakat untuk menentukan siapa yang masyarakat inginkan untuk menjadi wakilnya di parlemen,” ujar dia.

Ini juga menjadi alat masyarakat menilai atapun menghukum bilamana ada wakil-wakilnya yang tidak bekerja dengan baik.”

Menurut Dave, sistem proporsional terbuka masih yang terbaik bagi bangsa Indonesia. Sistem ini memberikan hak yang sama bagi siapapun untuk dipilih oleh rakyat.

“Ini memberikan semua kesempatan yang sama agar dapat terpilih dan juga mewajibkan para anggota legislatif bekerja dan dekat dengan rakyat. Jangan sampai kewajiban ini hilang hanya karena keinginan elite parpol yang ingin mengontrol pergerakan bangsa,” ujar Dave.

Baca Juga  YPL 15 Golkar Institute: Hetifah Paparkan Agenda Setting Dalam Kebijakan Publik

Menurut Dave, sistem proporsional terbuka masih relevan untuk Pemilu ke depan. Sebaliknya, sistem proporsional tertutup akan membawa pada kemunduran berpolitik

“Dengan mendorong menjadi proporsional tertutup ini akan memperkuat sistem oligarki di dalam Partai dan justru hanya akan memberikan kekuatan kepada Partai untuk menentukan siapa yang mereka inginkan bukan yang masyarakat inginkan,” ungkap Ketum Kosgoro 57 ini

Dave mengatakan, di Pemilu era demokrasi, yang harus diutamakan adalah hak suara rakyat. “Suara rakyat adalah suara Tuhan,” ujar Dave.

 

 

 

 

 

 

 

banner 325x300