Politik

Christina Aryani Yakin Pertemuan Puan dan Airlangga Jaga Stabilitas Politik

166
×

Christina Aryani Yakin Pertemuan Puan dan Airlangga Jaga Stabilitas Politik

Share this article
Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Golkar Christina Aryani. Foto: Ist
Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Golkar Christina Aryani. Foto: Ist

G24NEWS.TV, JAKARTA – Ketua DPP Partai Golkar Christina Aryani meyakini pertemuan antara Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dengan politisi PDI Perjuangan Puan Maharani menjaga stabilitas politik nasional.

Dia mengatakan pertemuan itu juga memastikan pembangunan nasional berjalan dengan baik ke depannya.

Hal ini diharapkan dapat tercapai melalui kerja sama dua partai besar di Indonesia.

Christina menilai Golkar dan PDIP sebagai partai terbesar di Indonesia mampu menjadi jangkar penguat persatuan Indonesia untuk dibawa lebih maju lagi.

“Tentu saja dengan bertemunya dua partai besar itu akan makin memperkuat upaya kita menciptakan stabilitas politik,” jelas Christina Aryani, kepada wartawan di Jakarta, Jumat (28/7/2023).

Anggota Komisi I DPR RI ini juga mengapresiasi pemberian buket bunga mawar warna merah dan kuning dari Airlangga Hartarto kepada Puan Maharani.

Baca Juga  PPP Ajak Golkar dan PAN Dukung Ganjar Jadi Capres 2024

“Lebih dari sekedar melambangkan kesatuan warna merah untuk PDIP dan kuning untuk Golkar”

“Tentu saja bunga politik ini juga memberikan kesan keindahan dan kelembutan,” ujarnya.

Bentuk Tim Teknis

Sebelumnya, pertemuan Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto dengan Ketua DPP PDIP Puan Maharani menyepakati pembentukan tim teknis.

Tim teknis ini untuk membahas terkait detail kerja sama antara kedua partai politik.

Menurutnya, komunikasi kedua partai menunjukkan sinyal Indonesia butuh stabilitas politik.

“Tadi disepakati bahwa hal yang sifatya teknis itu perlu dibangun dan dari Partai Golkar sudah membentuk tim teknis,” tutur Airlangga seusai bertemu Puan di Jakarta Selatan, Kamis (27/7/2023).

Baca Juga  Erwin Aksa Nilai Curhat Jokowi Bentuk Transparansi Presiden Kepada Rakyat

Airlangga mengakui, Golkar-PDIP selalu berkompetisi di tiap pemilu.

Namun, keduanya juga bisa bekerja sama di pemerintahan.

“Saya Indonesia itu berbeda hanya pada tanggal 14 Februari (2024). Sesudah itu kita bergabung kembali,” tegas Airlangga.

Golkar telah menunjuk tim teknis yang diisi tiga kader yakni, Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Melchias Markus Mekeng.

Kemudian, Ketua DPD Golkar Provinsi Jawa Barat Ace Hasan Syadzily dan Ketua DPD Provinsi Maluku Utara Alien Mus.

Sementara, nama tim teknis dari PDIP saat ini ada Ketua DPD PDIP Jawa Timur Said Abdullah.

Email: Nyomanadikusuma@G24 News

Editor: Lala Lala

 

banner 325x300