Politik

Cerita Waketum AMPI Mahalinda Napitupulu Terjun ke Dunia Politik

264
×

Cerita Waketum AMPI Mahalinda Napitupulu Terjun ke Dunia Politik

Share this article
Waketum AMPI Mahalinda Napitupulu berjas kuning
Waketum AMPI Mahalinda Napitupulu

G24NEWS.TV, JAKARTA — Memiliki ketertarikan di dunia politik berkat inspirasi dari sang ayah, Wakil Ketua Umum (Waketum) AMPI Mahalinda Napitupulu menceritakan awal mula dirinya terjun ke dunia politik.

Mahalinda berkecimpung di dunia politik sejak 2010. Terinspirasi dari sang ayah Burhanuddin Napitupulu yang pernah duduk sebagai Anggota DPR RI dari Golkar, Mahalinda memutuskan untuk berpolitik.

Ketika papah saya masih hidup rasanya kerja beliau seru, bisa nolong orang,” ungkap Waketum AMPI kepada G24NEWS.TV.

Ia bercerita saat diajak sang ayah ke kampung halaman bertemu masyarakat, banyak orang-orang yang mendatanginya.

Burhanuddin Napitupulu
Burhanuddin Napitupulu

“Aku merasa banyak banget orang yang datang ke rumah. Aku sering dibawa papah ke kampung untuk ketemu masyarakat. Memori itu masih nempel banget di kepala,” lanjutnya. 

Baca Juga  SBY dan AHY Ajak Masyarakat Menangkan Prabowo-Gibran

Mahalinda bercerita bahwa sang ayah merupakan politisi yang luar biasa dan menginspirasinya.

“Papahku almarhum Burhanuddin Napitupulu, beliau menurut aku seorang politisi yang luar biasa. Itulah yang menginspirasi kenapa aku akhirnya terjun ke dunia politik,” kata Mahalinda. 

Fokus Mahalinda di Partai Golkar

Saat ini Mahalinda menduduki jabatan Waketum AMPI, salah satu pilar kepemudaan Partai Golkar. Sementara di DPP Golkar, Mahalinda duduk sebagai Koorbid Kepartaian.

“Banyak belajar di Koorbid Kepartaian, saya banyak mempelajari peraturan orgaisasi yang selama ini belum pernah saya dapatkan,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa selama menjadi koorbid kepartaian, Mahalida belajar bagaimana cara rekrutmen dan menambah kader secara masif di setiap daerah.

Baca Juga  PBNU Nonaktifan Fungsionaris Organisasi yang Jadi Caleg dan Tim Sukses Pilpres

Sementara di AMPI, ia mengaku fokus pada bidang perempuan dan lingkungan hidup, salah satunya sampah.

“Sampah kan jadi isu yang cukup seksi, bagaimana sekarang kita bisa zero waste, bagaimana Indonesia bisa gak menggunakan plastik lagi karena kita sudah parah banget tingkat sampahnya,” lanjutnya.

Selain pada bidang perempuan dan lingkungan hidup, Mahalinda mengaku tengah membawahi perlindungan anak dan human trafficking. Isu-isu tersebut, kata Mahalinda, tidak jauh dari lingkup perempuan.

Anak-anak dan guru di sekolah (Foto by: Pixabay)
Anak-anak dan guru di sekolah (Foto by: Pixabay)

“Menurut saya anak itu harus sangat dilindungi. Anak adalah bibit yang akan menjadi estafet pemimpin negara di masa mendatang,” jelasnya.

banner 325x300