Nasional

Cegah Politik Uang, Bus Antikorupsi KPK Keliling Pulau Sumatera

144
×

Cegah Politik Uang, Bus Antikorupsi KPK Keliling Pulau Sumatera

Share this article
Ilustrasi politik uang. Foto: Image by pressfoto on Freepik
Ilustrasi politik uang. Foto: <a href="https://www.freepik.com/free-photo/closeup-handshake-with-dollar-bills-middle_5766583.htm#query=bribe&position=24&from_view=search&track=sph">Image by pressfoto</a> on Freepik

G24NEWS.TV, JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar sosialisasi antikorupsi dengan menjalankan Bus Antikorupsi di ke sejumlah kota di Pulau Sumatera.

Bus Antikorupsi KPK telah tiba di Pekanbaru, setelah sebelumnya menyinggahi kota Jambi, awal pekan ini.

Setelah Pekanbaru, Bus Antikorupsi KPK akan mengunjungi kota lainnya di Sumatera, yaitu Padang, Medan, dan Aceh. Program ini akan berlangsung hingga 12 November 2023 untuk menyebarkan nilai antikorupsi ke seluruh penjuru negeri

Kegiatan yang menjadi rangkaian Roadshow Bus KPK 2023 bertema “Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi” ini dibuka secara simbolis oleh Wakil Ketua KPK Johanis Tanak di Lapangan Kantor Gubernur Riau, Senin (25/9/2023).

Sebagai bagian strategi pendidikan, Bus Antikorupsi membawa misi untuk memupuk integritas masyarakat, karena masyarakat adalah salah satu aktor utama dalam pemberantasan korupsi.

Baca Juga  Meutya Hafid Minta Pemerintah Utamakan Negosiasi Bebaskan Pilot Susi Air

“Program Roadshow Bus KPK ini diharapkan dapat meningkatkan awareness dan partisipasi masyarakat dalam pemberantasan korupsi. Bus ini sebagai ikon dalam pendidikan antikorupsi telah mengitari pulau Jawa dan Sumatra untuk menyebarkan edukasi bahaya korupsi,” kata Tanak.

Tanak menambahkan, selain meningkatkan partisipasi masyarakat, KPK juga berharap edukasi dapat meningkatkan integritas penyelenggara negara. Menurutnya integritas ini berkaitan dengan perbaikan karakter dari individu penyelenggara negara tersebut.

“Tidak boleh ada penyelenggara negara mengambil uang secara haram. Karena itu adalah uang negara yang mana uang rakyat. Ini tentu membuat rakyat sakit hati. Oleh karena itu, harus kita implementasikan upaya untuk menghindari korupsi,” jelas Tanak.

Baca Juga  Kejaksaan Agung Tangkap Terpidana Kasus Korupsi BRI Surabaya

KPK Kampanyekan Hajar Serangan Fajar

Mengantisipasi tahun kontestasi politik 2024 yang terindikasi rentan praktik politik uang, Roadshow Bus Antikorupsi KPK 2023 turut membawa kampanye ‘Hajar Serangan Fajar’.

Pasalnya, praktik politik uang yang sering ditemukan di masa tersebut dapat membuat biaya politik mahal, dan menyebabkan sistem demokrasi tak akuntabel, serta berpotensi korupsi.

“Di sela-sela kampanye lewat Bus ini kami juga mengkampanyekan tolak politik uang dengan tagline ‘Hajar Serangan Fajar’”.

“Pada kegiatan roadshow bus ini juga kami berupaya keras supaya tidak terkait dengan partai politik tertentu, dan tidak ada materi-materi publikasi yang berbau kampanye untuk mendukung partai politik,” tutur Tanak.

Email: Nyomanadikusuma@G24 News
Editor: Lala Lala

banner 325x300