EkonomiLifestyle

Ini 4 Cara Menghindari Sniffing, Aksi Penipuan untuk Sedot Data Penting

270
×

Ini 4 Cara Menghindari Sniffing, Aksi Penipuan untuk Sedot Data Penting

Share this article
scam
scam

G24NEWSTV. JAKARTA – Kalau kamu pernah menerima pesan singkat dari nomor tak dikenal lewat aplikasi Whatsapp yang mengirimkan file dengan ekstensi APK, kamu harus waspada.

Apalagi isinya tentang informasi pengiriman sebuah paket yang mengatasnamakan jasa layanan tertentu, bisa jadi itu adalah penipuan modus terbaru yang sering disebut sniffing.

Sniffing adalah modus yang digunakan oleh hacker untuk mencuri data dan informasi penting seperti username dan password m-banking, kartu kredit, & password gmail.

Baca Juga  DPR RI Minta OJK Selaraskan Alokasi Anggaran dengan Roadmap

Sniffing menjadi modus penipuan termutakhir yang perlu kita waspadai.  Mengutip pernyataan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), penipu berpura-pura menjadi kurir paket lalu mengirimkan aplikasi alias file dengan ekstensi APK.

“File ini merupakan aplikasi berbahaya yang bisa mencuri data pribadi di ponsel yang bisa digunakan oleh pelaku untuk mengambil alih dan menguras saldo rekening,” kata OJK melalui pernyataan resmi. 

Simak 4 cara menghindari sniffing dari OJK:

– Jangan sembarang unduh aplikasi atau mengeklik tautan yang dikirim melalui SMS/WhatsApp/Email.

Baca Juga  Wamendag Jerry Sambuaga Ajak Anak-Anak Muda Promosikan Produk Lokal

– Cek keaslian telepon/SMS/WhatsApp yang menghubungi ke call center resmi perusahaan.

– Hanya unduh aplikasi resmi dari sumber resmi (website resmi perusahaan, App Store, Play Store).

– Aktifkan notifikasi transaksi rekening.

Selain itu kamu juga bisa melakukan ini untuk menghindari Sniffing:

– Cek history rekening secara berkala.

– Ganti password secara berkala.

– Jangan gunakan Wifi publik untuk transaksi keuangan.

banner 325x300