Daerah

Bupati Kader Golkar Ratna Machmud Targetkan 100% Jalan Kabupaten Musi Rawas Rampung Satu Periode

117
×

Bupati Kader Golkar Ratna Machmud Targetkan 100% Jalan Kabupaten Musi Rawas Rampung Satu Periode

Share this article
Ratna Machmud Bupati Musi Rawas
Ratna Machmud Bupati Musi Rawas

G24NEWS.TV, JAKARTA – Bupati Musi Rawas, Ratna Machmud menargetkan pembangunan jalan kabupaten akan rampung sebelum masa jabatanya berakhir, tahun 2024.

Sejak dilantik menjadi bupati salah satu kabupaten di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), tahun 2021 lalu, kader Partai Golkar ini mengatakan pihaknya telah merealisasikan pembangunan infrastruktur jalan sebesar 60% dari target.

“Sejak saya memimpin sampai tahun 2022 ini, kondisi jalan di Kabupaten Musi Rawas 60% sudah dalam kondisi mantap atau baik, doakan saja,” jelasnya, seperti dikutip dari Linggau Live Streaming TV, belum lama ini.

Ratna mengemukakan dengan kemajuan saat ini dan kegiatan pengerjaan dilakukan secara konsisten, dia meyakini pembangunan dan perbaikan jalan akan selesai dalam satu periode masa jabatannya.

“Saya optimistis satu periode atau sampai saya selesai 2024, jalan mulus bisa kami wujudkan, demi kesejahteraan dan terpenuhinya infrastruktur yang baik untuk masyarakat Musi Rawas,” jelasnya, seperti dilansiri dari Linggau Live Streaming TV.

Dia mencontohkan salah satu jalan yang dibangun dan diperbaiki adalah Jalan Kerambil, Desa Mandiri Aur yang terhubung ke kecamatan lain.

Jalan ini, jelasnya, telah dibuka sejak tahun 2006, tetapi tidak ada peningkatan kualitas sekitar 16 tahun. Sehingga, aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat terhambat. Termasuk sulitnya anak-anak berangkat ke sekolah dan mengangkut hasil panen petani.

Baca Juga  Ridwan Kamil Pamer Penanganan Pungli di Jawa Barat: Berhasil OTT 102 Kasus

Selain itu, ruas Jalan Kerambil Mandi Aur, paparnya, Pemkab Musi Rawas juga membangun jalan di sejumlah titik yang selama ini belum dilalui aspal.

Pembangunan infrastruktur, paparnya, dilakukan secara merata di semua desa, khususnya yang menjadi prioritas dengan indikator tingkat kerusakan jalan.

Ratna Machmud Turun Langsung Periksa Spesifikasi Proyek

Dalam proses pembangunan jalan, Ratna Machmud sering kali turun langsung ke lokasi proyek untuk melihat proses pembangunan dan kualitas bahan-bahan yang digunakan. Hal ini, sejalan dengan disiplin ilmunya sebagai seorang Sarjana Teknik Sipil.

“Saya turun langsung mengecek pengerjaan proyak jalan, dari ruas Jalan Kerambil Mandi Aur, Margatani, Jayaloka dan Simpang Gegas,” ujarnya.

Ratna menambahkan, tujuannya melihat langsung fisik proyek yang masih dalam masa pengerjaan adalah untuk memastikan pembangunan berjalan baik, lancar dan menerapkan ketentuan keselamatan kerja. Baik bagi pekerja proyek, maupun masyarakat yang melintas.

Selain itu, terangnya, yang paling penting adalah apakah bahan-bahan yang digunakan sudah sesuai dengan aspek atau spesifikasi/rab yang disepakati pemerintah dengan kontraktor, sehingga hasil pembangunan berkualitas.

Baca Juga  Ridwan Kamil Jemput Bola ke China untuk Tingkatkan Investasi di Jawa Barat

“Spesifikasi proyek secara umum akan saya periksa, sehingga alokasi APBD dapat dirasakan masyarakat dalam bentuk mendapatkan infrastruktur berkualitas,” paparnya.

Musi Rawas Salah Satu Kabupaten Tertua

Ratna Machmud kelahiran 8 Agustus 1964 menjabat sebagai  Bupati Musi Rawas, Sumatera Selatan, sejak 26 Februari 2021. Ia dilantik Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru di Griya Agung, Palembang.

Dia menyelesaikan pendidikan dasar di SD dan SMP Xaverius Lubuklinggau. Kemudian, melanjutkan SMA di SMA Labschool Jakarta dan Sarjana Teknik Sipil dari Institut Sains dan Teknologi Nasional.

Sementara itu, Kabupaten Musi Rawas merupakan salah satu kabupaten tertua di Indonesia. Berdiri sejak tanggal 20 April 1943. Sejak tahun 1945, ibu kotanya adalah Lubuklinggau, tetapi diganti menjadi Muara Beliti sejak tahun 2005 hingga sekarang.

Ratna Machmud memimpin sebagai bupati, didampingi wakilnya, Suwarti, setelah dicalonkan oleh Partai Golkar.

Luas lahan Kabupaten Musi Rawas mencapai 6.357,17 kilometer persegi dengan jumlah penduduk per tahun 2022 sebanyak 411.196 orang.*

Penulis: Dharma Sastronegoro

Editor: Lala Lala

banner 325x300