Politik

Beri Kesempatan Caleg Bersiap ke Senayan, Golkar Sumsel Rombak Struktur Organisasi

178
×

Beri Kesempatan Caleg Bersiap ke Senayan, Golkar Sumsel Rombak Struktur Organisasi

Share this article
Wakil Ketua Golkar Sulsel Arfandi Idris di Makassar. Foto: Antara
Wakil Ketua Golkar Sulsel Arfandi Idris di Makassar. Foto: Antara

G24NEWS.TV, JAKARTA – DPD Partai Golongan Karya Sumatera Selatan merombak susunan struktur organisasi untuk memberikan kesempatan kepada calon anggota legislatif dari daerah untuk mempersiakan diri ke DPD RI.

Wakil Ketua Golkar Sulsel Arfandi Idris di Makassar mengatakan kebijakan ini berdasarkan surat keputusan (SK) yang ditandatangani Ketua DPD I Golkar Sulsel Dr Taufan Pawe dan sekretaris Andi Marzuki Wadeng.

Untuk itu, jelasnya, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan melakukan perombakan struktur Fraksi Golkar di DPRD Sulsel untuk memberi kesempatan calegnya mempersiapkan diri ke Senayan.

“Ini berdasarkan surat keputusan (SK) yang ditandatangani Ketua DPD I Golkar Sulsel Dr Taufan Pawe dan sekretaris Andi Marzuki Wadeng,” kata Wakil Ketua Golkar Sulsel Arfandi Idris di Makassar, seperti dikutip dari Antara, Senin (2/10/2023).

Baca Juga  Airlangga Hartarto Nyoblos di TPS 005 Melawai Bersama Istri dan Putrinya

Menurut dia, perombakan struktur organisasi itu karena Ketua Fraksi Golkar Andi Hatta Marakarma maju sebagai calon Anggota DPD RI atau senator, sehingga digantikan oleh Rahman Pina yang juga Ketua Komisi E DPRD Sulsel.

Dia mengatakan, Rahman Pina selaku Ketua Fraksi Golkar yang baru akan dibantu oleh Fachruddin Rangga selaku Sekretaris dan Suwardi Haseng sebagai Wakil Ketua.

Andi Hatta Marakarma Jadi Anggota Fraksi

Dengan terangkatnya Ketua Fraksi yang baru, kini Andi Hatta Marakarma menjadi anggota fraksi.

Baca Juga  Jangan Curang! Pengawas Pemilu 2024 Sudah Mulai Bekerja 1 Mei

Termasuk Andi Ina Kartika, Sofyan Syam, John Rende Mangontan, Zulkifli Zain, Arfandi Idris, Andi Debbie Purnama, Andi Izman Maulana, Andi Ayu Indira dan Marthen Rantetondok.

Sebagaimana ketentuan yang berlaku, setiap calon senator yang berasal dari partai politik, maka harus mundur selaku pengurus dan menjadi anggota biasa.

“Karena itu, Partai Golkar mengganti posisinya agar Pak Andi Hatta bisa leluasa bekerja sebagai calon senator,” kata Arfandi.

Dia mengatakan, hal Itu juga sebagai bentuk perhatian dan bantuan partai agar Andi Hatta tidak melanggar ketentuan Pemilu seperti yang disampaikan pihak KPU.

Email: Nyomanadikusuma@G24 News
Editor: Lala Lala

banner 325x300