Video

Berhasil Naikkan Surplus PAD, Airin Beberkan Kunci Sukses Realisasi Investasi di Tangsel

233
×

Berhasil Naikkan Surplus PAD, Airin Beberkan Kunci Sukses Realisasi Investasi di Tangsel

Share this article
berhasil naikkan surplus pad air
berhasil-naikkan-surplus-pad-air

Mantan Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany menceritakan pengalamannya memajukan realisasi investasi di wilayah Tangsel untuk bisa menaikan surplus pendapatan dari target yang sudah ditetapkan.

Dalam ceritanya tersebut, Airin mengatakan, Tangsel diberikan anggaran untuk pembangunan kota Rp 125 miliar dengan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Rp 1,2 triliun.

“Dari anggaran tersebut, rupanya Tangsel berhasil memperoleh Pendapatan Asli Daerah (PAD) mencapai sekitar Rp 2 triliun selama pandemi kemarin,” ungkap Airin yang dikutip dalam acara “Airin-Butuh Kepastian” yang ditayangkan di kanal YouTube G24 Channel, Selasa (20/9/2022).

Dengan anggaran tersebut, Airin berupaya memutar otak, bagaimana cara menarik para investor besar untuk mau berinvestasi di Tangsel.

Salah satu kuncinya, sebut dia, adalah dengan memberikan kepercayaan dan kepastian kepada investor serta seluruh stakeholder yang terlibat.

“Ketika melakukan investasi dan perizinan, investor butuh yang namanya tiga kepastian. Pertama, memberikan kepastian secara hukum, regulasi, hingga ketentuan. Kedua, memberikan kepastian secara biaya, dan ketiga, memberikan kepastian secara waktu,” jelasnya.

Tak hanya itu, Airin menjelaskan, Kota Tangsel terkenal dengan para investor dari toko-toko besar. Beberapa investor sempat menghubungi dan menanyakan perihal surat Izin Mendirikan Bangunan (IMB) yang belum diproses.

Baca Juga  Minyak Bumi Hampir Habis, Ini Dia Perubahan Energi di IKN

Setelah ditelusuri, rupanya berkas-berkas dari investor tersebut belum masuk ke dalam alur proses yang dimiliki oleh Tangsel.

Ia bercerita, pada tahun pertama ketika dirinya menjabat sebagai Walkot Tangsel, ada sejumlah berkas investor yang masih perlu melalui proses penandatanganan atau izin secara langsung dari Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel.
Namun, pada tahun kedua, proses tersebut telah dibagikan secara langsung dan merata ke dinas terkait.

“Saya bagikan secara merata kepada dinas terkait, yaitu Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) di Kota Tangsel. Sehingga menciptakan iklim investasi tidak usah lagi minta tanda tangan ke saya, tapi yang terpenting persyaratan dipenuhi, maka itu bisa dijalankan,” kata Airin.

Dorong investasi lewat aplikasi
Airin berujar, selama menjabat sebagai Walkot Tangsel, ia berhasil membuat sebuah aplikasi yang berguna untuk mendorong kemajuan realisasi investasi.

Aplikasi tersebut berguna untuk memberikan transparansi data bagi pemerintah, investor, serta seluruh stakeholder yang terlibat. Mereka bisa memantau secara mandiri bagaimana proses investasi berjalan.

Baca Juga  Bapak presiden cinta produk dalam negeri

“Pada awalnya, kami buat sendiri aplikasi untuk mengetahui sampai di mana berkas diproses, apakah sudah berada di meja saya atau masih berada di meja orang lain, sehingga para investor bisa secara mandiri mengecek, tanpa perlu lewat saya, terutama yang berkaitan dengan tanda tangan dan perizinan,” paparnya.

Sebagai informasi, Airin Rachmi Diany adalah Walkot Tangsel pertama yang langsung menjabat dua periode kepemimpinan secara langsung, yakni pada 2011-2016 dan 2016-2021.

Sebelum menjabat sebagai Walkot Tangsel, Airin sempat mengikuti Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Tangerang pada 2007-2008. Saat itu, ia berpasangan dengan politikus dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jazuli Juwaini, tetapi kalah dengan pasangan Ismet Iskandar dan Rano Karno.

Pada 2022, Airin mengaku sempat terpikir untuk mencoba mencalonkan diri sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Namun, seiring berjalannya waktu, minat Airin untuk melanjutkan karier politik mulai bergeser. Ia justru ingin bisa melenggang ke Senayan sebagai anggota legislatif yang terlibat dalam penyusunan undang-undang (UU).

banner 325x300