Ekonomi

BAZNAS Buka Pendaftaran Beasiswa Riset bagi Mahasiswa S1, S2, dan S3

151
×

BAZNAS Buka Pendaftaran Beasiswa Riset bagi Mahasiswa S1, S2, dan S3

Share this article
Ilustrasi beasiswa. Foto: Ist
Ilustrasi beasiswa. Foto: Ist

G24NEWS.TV, JAKARTA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) membuka pendaftaran Beasiswa Riset yakni bantuan dana bagi mahasiswa yang tengah menyelesaikan tugas akhir perkuliahan bagi mahasiswa di pendidikan tinggi jenjang S1, S2, dan S3. 

Program ini membuka kesempatan seluas-luasnya bagi mahasiswa berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan.

Beasiswa Riset BAZNAS dibuka dalam dua kategori yakni Kategori Umum dan Manajemen Zakat dan Wakaf (Mazawa).

Program beasiswa ini bertujuan untuk memperkuat riset tentang zakat dan memperkaya literasi pengelolaan zakat. Harapannya, terjadi kolaborasi dalam menciptakan inovasi pengelolaan zakat.

“Dalam rangka memperkuat riset tentang zakat serta memperkaya literasi pengelolaan zakat, hari ini kami meluncurkan program Beasiswa Riset BAZNAS. Program ini juga bertujuan untuk mendorong kolaborasi antara akademisi, praktisi, ahli, dan pemangku kepentingan dalam menciptakan inovasi pengelolaan zakat,” ujar Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, Senin (21/8).

Noor menuturkan bahwa pendidikan merupakan satu instrumen penting guna mengentaskan kemiskinan. Oleh karena itu, kata Noor, perlu peningkatan akses pendidikan untuk penduduk prasejahtera.

Baca Juga  190 Proyek Strategis Nasional Rampung Periode 2016-2023
Ilustrasi peningkatan kualitas pendidikan prasejahtera (Foto by: Pixabay)
Ilustrasi peningkatan kualitas pendidikan prasejahtera (Foto by: Pixabay)

Hal tersebut menjadi komitmen BAZNAS melalui Lembaga Beasiswa BAZNAS.

“Kita membuka selebar-lebarnya, jika kriteria proposalnya sesuai maka kita akan berikan (dana bantuan riset) dan persyaratannya unik di mana terkait hal-hal keagamaan, ekonomi, sosial sekaligus perkembangan masyarakat,” ujar Noor dilansir dari laman resmi BAZNAS.

Menurutnya, dengan kehadiran Beasiswa Riset Baznas, dapat menjadi kajian atau riset bagi BAZNAS ke depannya dalam memastikan dan menentukan program kerja yang sesuai dan tepat sasaran.

Kerja Sama BAZNAS dan BRIN

BAZNAS bekerja sama dengan BRIN yang merupakan lembaga non-kementerian yang posisinya berada di bawah Presiden Indonesia melalui menteri yang ada, dan membidangi urusan pemerintahan terkait riset dan teknologi.

“Sudah lama BAZNAS bekerja sama dengan BRIN,  hal tersebut karena BRIN mempunyai grand design terkait Indonesia ke depan. Kita akan mengembangkan dana sosial keagamaan, sekaligus melakukan pengembangan masyarakatnya sehingga nanti apa yang kita lakukan ini sesuai yang diharapkan oleh BRIN,” ucap Noor.

Baca Juga  LPDP Sediakan Beasiswa Parsial untuk S2 dan S3, Begini Daftarnya

BRIN sebagai badan riset diharapkan mampu memberikan arahan, bimbingan, mentor untuk para peneliti penerima beasiswa ini.

Hal itu dilakukan dalam rangka menguatkan metodologis dan publikasi hasil riset para penerima beasiswa.

Kepala BRIN RI Dr. Laksana Tri Handoko, M.Sc menyampaikan, terdapat dua aspek penting yang menjadi tujuan dari kerja sama dengan BAZNAS, di antaranya untuk riset terkait tata kelola zakat, infak, dan sedekah.

Ilustrasi Zakat (Foto by: BAZNAS)
Ilustrasi Zakat (Foto by: BAZNAS)

“Pertama, kita ingin peningkatan kerja sama riset untuk kajian terkait tata kelola zakat, infak, sedekah dan sebagainya yang lebih modern dengan koridor syariah supaya multiplier effect dari dana yang terkumpul dan yang dikelola BAZNAS itu bisa meningkat. Karena dasarnya zakat yang diberikan muzaki harus segera disalurkan,” kata Kepala BRIN.

Aspek kedua, lanjutnya, yakni sinergitas skema riset yang sudah ada.

“Kedua, terkait beasiswa riset ini kami ingin menyinergikan skema riset yang sudah ada di BAZNAS dan BRIN,” ungkapnya.

banner 325x300