Politik

Bawaslu Serukan Isu Antipolitik Uang dan Antiserangan Fajar

209
×

Bawaslu Serukan Isu Antipolitik Uang dan Antiserangan Fajar

Share this article
Bawaslu Serukan Isu Antipolitik Uang dan Antiserangan Fajar
Bawaslu Serukan Isu Antipolitik Uang dan Antiserangan Fajar

G24NEWS.TV, JAKARTA –   Ketua Bawaslu Rahmat Bagja mengajak generasi muda, mahasiswa, dan masyarakat kelas menengah untuk menyerukan isu antipolitik uang.

Baginya, tiga kelompok tersebut mampu memengaruhi pandangan politik masyarakat kelas lain.

“Yang menentukan isu itu kaum muda dan kaum (kelas) menengah. Kalau isunya kaum muda dan menengah tanpa politik uang, maka teman-teman yang di bawah pasti akan mengikuti,” kata dia.

Dia menegaskan isu yang harus dikampanyekan kelompok muda, mahasiswa, dan kelas masyarakat menegah harus kuat terkait antipolitik uang hingga kampanye antiserangan fajar.

“Gimana politik uang mau diberantas kalau mahasisiwa dan kaum muda menganggap politik uang itu berkah, rejeki anak sholeh?” seru Bagja kepada peserta workshop.

Baca Juga  TKD Yakin Mampu Pertahankan Dominasi Prabowo-Gibran di NTB

Alumnus Uttrecht University itu meyakini apabila politik uang dalam Pemilu 2024 tidak ada, maka masyarakat akan semakin banyak mendapatkan kemanfaatan dari meningkatnya pelayanan publik oleh lembaga eksekutif dan legislatif.

“Kalau tidak ada politik uang jalan semakin baik, rumah sakit semakin baik, asuransi/ BPJS akan semakin baik,” kata Bagja.

Politik uang atau politik perut (bahasa Inggris: Money politic) adalah suatu bentuk pemberian atau janji menyuap seseorang baik supaya orang itu tidak menjalankan haknya untuk memilih maupun supaya ia menjalankan haknya dengan cara tertentu pada saat pemilihan umum.

Baca Juga  Pentingnya Pendidikan Politik & Komitmen Parpol

Pembelian bisa dilakukan menggunakan uang atau barang. Politik uang adalah sebuah bentuk pelanggaran kampanye.

Politik uang umumnya dilakukan simpatisan, kader atau bahkan pengurus partai politik menjelang hari H pemilihan umum.

Praktik politik uang dilakukan dengan cara pemberian berbentuk uang, sembako antara lain beras, minyak dan gula kepada masyarakat dengan tujuan untuk menarik simpati masyarakat agar mereka memberikan suaranya untuk partai yang bersangkutan.

Email: DharmaSastronegoro@G24.News
Editor: Lala Lala

banner 325x300