Nasional

Bawaslu Larang Kampanye di Tempat Ibadah

223
×

Bawaslu Larang Kampanye di Tempat Ibadah

Share this article
Bawaslu Larang Kampanye di Tempat Ibadah
Bawaslu Larang Kampanye di Tempat Ibadah

Badan Pengawas Pemilihan Umum- Anggota Bawaslu Lolly Suhenty menegaskan peserta pemilu dilarang kampanye di tempat ibadah sebagaimana amanat Pasal 280 Undang Undang Pemilu.

Dalam lampiran penjelasan Pasal 280 huruf (h) UU Pemilu, peserta pemilu hanya boleh menggunakan tempat ibadah ketika diundang oleh pihak penanggung jawab tempat ibadah dan tidak memakai atribut pemilu,

Dia mengatakan jika peserta pemilu hadir (di tempat ibadah) dengan catatan tidak membawa atribut kampanye, catatan kedua diundang.

Jadi peserta kampanye hadir (di tempat ibadah) jika diundang.

Baca Juga  Meutya Hafid Kritik Keras Oknum Paspamres yang Diduga Menganiaya

“Catatan ketiganya di Bawaslu ditambah aturannya, (peserta pemilu) diundangnya (ke tempat ibadah) tidak boleh hanya salah satu peserta pemilu saja,” ungkap Lolly dikutip dari laman resmi Bawaslu.

Dia juga sangat mendukung langkah Kementrian Agama yang menyatakan mesjid tidak boleh menjadi tempat ajang kampanye.

Bahkan di Bawaslu pun, Lolly mengungkapkan semangat larangan kampanye di tempat ibadah tidak didefinisikan hanya masjid.

Namun mushola, surau, klenteng, pura, gereja juga tidak boleh dijadikan arena kampanye.

“Di halaman tempat ibadah juga tidak boleh, pagarnya juga tidak boleh karena itu masih dalam ruang lingkup tempat ibadah,” tegasnya.

Baca Juga  Prabowo: Tidak Ada Kejutan Soal Hubungan Indonesia dan Australia ke Depan

Lolly menilai masjid merupakan tempat tumbuh-kembang peradaban Islam serta tempat untuk melakukan pendidikan.

Dia pun meyakini masjid akan menjadi garda terdepan untuk menjaga kerukunan ummat, termasuk dalam konteks pemilu.

“Kita semua harus memastikan Pemilu 2024 berjalan dengan baik, lancar, dan tentu penuh keadaban. Mesjid pun bisa menjadi pelopor bagaimana moderasi beragama kuat mengawal Pemilu 2024,” harap Lolly.*

Email: DharmaSastronegoro@G24.News
Editor: Lala Lala

banner 325x300