Politik

Bawaslu Komitmen All Out Awasi Pemutakhiran Daftar Pemilih

256
×

Bawaslu Komitmen All Out Awasi Pemutakhiran Daftar Pemilih

Share this article
Kantor Bawaslu, Jalan MH Thamrin, Jakarta. Foto: Bawaslu
Kantor Bawaslu, Jalan MH Thamrin, Jakarta. Foto: Bawaslu

G24NEWS.TV, JAKARTA — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) berkomitmen untuk melakukan upaya maksimal atau all out dalam mengawasi tahapan pemutakhiran daftar pemilih.

Pengawasan optimal akan dilakukan hingga penetapan daftar pemilih tetap (DPT) oleh KPU kabupaten/kota yang dijadwalkan pada 20-21 Juni 2023.

Anggota Bawaslu Lolly Suhenty mengatakan upaya ini diperlukan untuk menjaga kualitas pemilu dan pemilihan 2024 mendatang.

Untuk itu, dia menginstruksikan Bawaslu daerah fokus dan cermat melakukan pengawasan daftar pemilih sementara hasil perbaikan (DPSHP) menuju penetapan DPT tingkat kabupaten dan kota.

“Sehingga hasilnya akurat dan benar,” jelasnya, dalam laman resmi Bawaslu, dikutip Sabtu (17/6/2023).

Baca Juga  Airlangga Hartarto Ingatkan Pancasila Perekat Kemajemukan Bangsa Indonesia

Bawaslu telah membuka Persiapan Pengawasan Penetapan DPT Tingkat Kabupaten/Kota di Jakarta. Acara digelar Kamis (15/6/2023) malam.

Lebih jauh, Lolly Suhenty mengemukakan Bawaslu provinsi punya tanggung jawab penuh untuk memastikan proses penetapan DPT di kabupaten/kota sudah benar secara prosedur.

Pemilu Miliki 3 Unsur Utama

Dia menjelaskan tiga unsur Pemilu, yakni pertama, adanya penyelenggara pemilu.

Kedua, adanya peserta pemilu, dan ketiga adanya pemilih.

Menurutnya, ketiga unsur tersebut tidak bisa diabaikan satu dengan lainnya.

“Penyelenggara pemilunya harus berintegritas, peserta pemilunya harus taat aturan, pemilihnya harus akurat dan benar”.

“Maka data yang ditampilkan harus benar, tidak ada satupun pemilih yang tidak punya hak”.

Baca Juga  Golkar Berpotensi Besar Menang Pemilu 2024

“Namun, bisa memilih, atau sebaliknya, yang punya hak, tidak bisa memilih,” sambungnya.

Dia juga meminta kepada Bawaslu daerah agar jelas dalam menginstruksikan jajarannya agar tidak multi tafsir.

Alasannya, dia mengatakan saran perbaikan daftar pemilih bermuara di kabupaten/kota.

“Pastikan data yang disampaikan jajaran di kabupaten/kota yang ditembuskan ke Bawaslu provinsi itu datanya sudah benar”.

“Misalnya RT/RW nya jelas dan angkanya jelas,” terangnya.

Sebagai informasi, tanggal 20-21 Juni merupakan tahapan rekapitulasi dan pentapan DPT oleh kabupaten kota dan LN oleh PPLN.

Email: Nyomanadikusuma@G24 News

Editor: Lala Lala

banner 325x300