Nasional

Bambang Soesatyo: LRT Jabodebek Permudah Mobilitas Masyarakat

147
×

Bambang Soesatyo: LRT Jabodebek Permudah Mobilitas Masyarakat

Share this article
Presiden Joko Widodo dan sejumlah menteri menaiki LRT Jabodebek hari ini, Senin (28/8)
Presiden Joko Widodo dan sejumlah menteri menaiki LRT Jabodebek hari ini, Senin (28/8)

G24NEWS.TV, JAKARTA — Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengungkapkan LRT merupakan salah satu pencapaian terbesar dalam pemerintahan Presiden Joko Widodo yang mempermudah mobilitas masyarakat.

“Sebuah pencapaian terbesar dalam pemerintahan Presiden Joko Widodo. Setelah sebelumnya menghadirkan MRT, kini di usia 78 tahun kemerdekaan, akhirnya bisa memiliki moda transportasi massal LRT yang murah, aman, nyaman, saling terkoneksi antar daerah, sekaligus terintegrasi dengan transportasi umum lainnya,” kata Bambang Soesatyo saat mendampingi Presiden Joko Widodo dalam peresmian LRT Jabodebek hari ini, Senin (28/8).

Menurut Wakil Ketua Umum Partai Golkar itu, kehadiran LRT dapat mempermudah masyarakat untuk bermigrasi dari transportasi pribadi ke transportasi umum.

“Mempermudah masyarakat untuk bermigrasi dari menggunakan kendaraan pribadi ke transportasi massal yang pada akhirnya bisa mengurangi kemacetan sekaligus mengurangi polusi udara,” lanjutnya.

Baca Juga  Jelang Pemilu 2024, Kepengurusan Baru Kosgoro 1957 DKI Diminta Merapatkan Barisan
Bambang Soesatyo mendampingi Presiden Joko Widodo dalam peresmian LRT Jabodebek, Senin (28/8)
Bambang Soesatyo mendampingi Presiden Joko Widodo dalam peresmian LRT Jabodebek

Seperti yang diketahui, LRT Jabodebek terbagi dalam dua line yakni Cibubur Line dan Bekasi Line dengan total biaya pembangunan mencapai Rp 32,6 Triliun.

LRT Jabodebek Cibubur Line memiliki jarak tempuh 24,3 km dan 12 stasiun pemberhentian.

Sementara Bekasi Line memiliki jarak tempuh 27,3 km dengan 14 stasiun pemberhentian.

Waktu Tempuh LRT Hingga 80 KM/Jam

Bambang Soesatyo mengatakan LRT memiliki waktu tempuh yang sangat cepat dengan kapasitas angkut setiap rangkaian kereta yakni 1308 penumpang.

“Waktu tempuh LRT sangat cepat karena mampu menempuh kecepatan hingga 80 Km/jam. Dari Stasiun Harjamukti menuju Jakarta sejauh 24 kilometer, hanya membutuhkan waktu sekitar 43 menit. Jika naik kendaraan pribadi, bisa 1,5 bahkan sampai 2 jam,” jelasnya.

Tarif LTR Jabodetabek hingga September 2023 flat Rp5.000 dan selanjutnya maksimal Rp20.000 per perjalanan. Foto: Kemenhub
Tarif LTR Jabodetabek hingga September 2023 flat Rp5.000 dan selanjutnya maksimal Rp20.000 per perjalanan. Foto: Kemenhub

Kehadiran LRT, lanjutnya, memudahkan mobilitas masyarakat sebab telah terintegrasi antarwilayah di Jabodebek.

Baca Juga  Bamsoet Juara III dan IV Kejuaraan Nasional Menembak KASAU CUP 2023

Tak hanya itu, Stasiun LRT juga dekat dengan stasiun moda transportasi lainnya seperti MRT, Transjakarta dan Commuter Line.

“Misalnya Stasiun Dukuh Atas, lokasinya berada di dekat Stasiun KRL Sudirman, Stasiun MRT Dukuh Atas BNI, Stasiun KA Bandara BNI City, halte Transjakarta, dan lain-lain. Serta Stasiun Halim yang terintegrasi dengan stasiun kereta cepat Jakarta-Bandung serta dekat dengan Bandara Internasional Halim Perdanakusuma,” imbuhnya.

Ia juga menambahkan bahwa pengoperasian LRT ini dijalankan tanpa bantuan masinis.

“Pengoperasian LRT Jabodebek dijalankan tanpa bantuan masinis, melainkan tersambung ke dalam sistem CBTC, atau sistem pengoperasian kereta berbasis komunikasi dari pusat kendali operasi,” tambahnya.

Hal itu, kata Bamsoet, membuktikan bahwa Indonesia mampu menghadirkan transportasi publik perkeretaapian yang maju, modern dan berteknologi tinggi.

banner 325x300