Nasional

Bahas Inovasi Pelayanan Publik Era Pandemi, Ahmed Zaki Iskandar Raih Gelar Doktor IPDN 

257
×

Bahas Inovasi Pelayanan Publik Era Pandemi, Ahmed Zaki Iskandar Raih Gelar Doktor IPDN 

Share this article
Ahmed Zaki Iskandar menggunakan toga wisuda mempertahankan disertasi di IPDN
Ahmed Zaki Iskandar mendapatkan gelar doktor dari IPDN

G24NEWS.TV, JAKARTA – Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar secara resmi meraih gelar Doktor Pemerintahan pada Program Pascasarjana Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) dengan predikat sangat memuaskan, setelah menjalani sidang terbuka pada Jumat.

Zaki Iskandar mendapat gelar doktor itu, dengan menyampaikan penelitian berjudul “Inovasi Pelayanan Publik di Era Pandemi COVID-19 di Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten”.

Adapun, penelitian ini dilaksanakan pada 23 Desember 2020 hingga 27 Februari 2021 di ruang lingkup Pemkab Tangerang, khususnya organisasi perangkat daerah (OPD) yang memberikan pelayanan publik.

Zaki Iskandar yang juga Ketua DPD Partai Golkar Jakarta ini menyelesaikan pendidikan doktor tersebut dalam kurun waktu empat tahun dan dinyatakan lulus dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) akhir 3,81 atau Sangat Memuaskan.

Baca Juga  Jelang Vonis, Hakim Yakin Ferdy Sambo Tembak Brigadir Yosua 2-3 Kali  

“Pandemi COVID-19 tidak dapat dijadikan alasan untuk tidak memberikan layanan kepada masyarakat, justru pemerintah daerah (pemda) harus hadir untuk memberikan pelayanan terbaik. Salah satunya melakukan inovasi di berbagai pelayanan publik,” kata Zaki.

Suasana sidang disertasi Ahmed Zaki Iskandar di IPDN
Suasana sidang disertasi Ahmed Zaki Iskandar di IPDN

Ia mengungkap, alasan meneliti judul tersebut, yakni pelayanan publik terganggu yang berdampak pada kehidupan masyarakat. Penelitian ini dibuat sebagai salah satu solusi pelayanan publik ketika masa pandemi.

Bentuk inovasi yang dilakukan adalah dengan pembuatan website atau aplikasi pelayanan publik. Di antaranya adalah Sistem Informasi Pelayanan Administrasi Kependudukan (Sipenduk) dan Sistem Informasi Pelayanan Pelayanan Terpadu (Sipinter).

Inovasi anyar yang lain adalah Sistem Informasi Cetak Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Online Terpadu (Sicepot). Program ini memungkinkan pelayanan pembayaran PBB dengan proses pembayaran cashless tanpa harus datang ke Badan Pendapatan Daerah (BPD).

Baca Juga  Lodewijk F. Paulus: Wapres Berkantor Sepekan di Papua Guna Perpendek Rantai Komando

Menurut Ahmed Zaki Iskandar untuk mendapatkan gelar doktor dari IPDN, dia menyebut dengan inovasi itu tentu dapat meminimalisir adanya praktik pungli yang menjadi penyakit akut di lingkungan pemerintahan. Sebab, berkurangnya pertemuan tatap muka dan transaksi cashless dinilai membantu masyarakat terhindar dari praktik tersebut.

“Lalu ada inovasi Sistem Informasi Booking Online Medical Check-up (Sibomcu). Dengan aplikasi ini, masyarakat yang mau mendapatkan pelayanan medis bisa tanpa hadir langsung ke rumah sakit dan menyesuaikan dengan waktu yang dapat disesuaikan,” ujar dia.

banner 325x300