Ekonomi

Atalia Praratya Ridwan Kamil Luncurkan Aplikasi Elsimil di Jabar

211
×

Atalia Praratya Ridwan Kamil Luncurkan Aplikasi Elsimil di Jabar

Share this article
Atalia Kamil Daftar Bacaleg dari Golkar. Foto: Ist
Atalia Kamil Daftar Bacaleg dari Golkar. Foto: Ist

G24NEWS.TV, JAKARTA – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga Provinsi Jawa Barat Atalia Praratya Ridwan Kamil meluncurkan penggunaan aplikasi Elsimil (Elektronik Siap Nikah Siap Hamil) versi 2.0 kepada para pendamping keluarga se-Jabar.

Aplikasi ini dikembangkan oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN.

Aplikasi akan digunakan oleh para pendamping keluarga, yaitu kader PKK, kader KB, dan bidan dalam upaya mencegah tengkes ( stunting ).

“Hadirnya Elsimil 2.0 adalah penyempurnaan dari Elsimil 1.0,” ujar Atalia Praratya, saat acara Kick Off Penggunaan dan Pemanfaatan Aplikasi Elsimil Versi 2.0 di Hotel Aston Tropicana, Kota Bandung, belum lama ini.

“Jadi karena saat ini era digital, maka kita harus mengikuti perkembangan zaman,” ujarnya.

Baca Juga  Program Beasiswa Grabscholar 2023 Masih Dibuka, Segera Daftar!

Dalam kick off tersebut ribuan pendamping keluarga se-Jabar turut menyaksikan secara langsung dan virtual sosialisasi penggunaan Elsimil dari Perwakilan BKKBN Jabar.

Elsimil 2.0 merupakan pengembangan Elsimil 1.0.

Awalnya hanya mendata riwayat kesehatan calon pengantin.

Namun kini aplikasi ini juga dapat mendata riwayat kesehatan para ibu hamil, pasca persalinan dan baduta (anak usia bawah dua tahun).

Melalui aplikasi tersebut akan diketahui masyarakat yang rentan terkena stunting sekaligus dilakukan penanganan secara maksimal.

Calon Pengantin

Selain itu, data dari Elsimil juga menjadi acuan terbitnya sertifikat yang menerangkan bahwa calon pengantin berisiko melahirkan bayi stunting atau tidak.

Jika calon pengantin berisiko tetap bisa melangsungkan pernikahan tetapi dalam pendampingan TPK (Tim Pendamping Keluarga) agar bayi yang lahir sehat.

Baca Juga  Ekosistem 5G Tingkatkan Efektivitas Penerapan Industri 4.0

“Kalau ada apa-apa respons harus cepat ditindaklanjuti sesegera mungkin,” ucap Atalia.

Ia mengatakan, Pemda Provinsi Jabar terus berupaya menekan angka stunting.

Sejauh ini Jabar menjadi provinsi terbaik dalam penurunan angka stunting se-Pulau Jawa.

Menurutnya perlu kerja sama dan kolaborasi dengan semua pihak agar Jabar bisa zero stunting.

Sehingga Indonesia Emas pada tahun 2045 bisa terwujud.

“Kegiatan ini harus didukung oleh semua pihak, khususnya perangkat daerah kewilayahan agar program Elsimil ini bisa maksimal”.

Sehingga stunting bisa terus ditekan,” harap Atalia.

Email: Nyomanadikusuma@G24 News

Editor: Lala Lala

banner 325x300